Minggu 18 Mei 2025

Notification

×
Minggu, 18 Mei 2025

Iklan

Iklan

Warga Gunung Eleh Kedungdung Sampang Laporkan Dugaan Penipuan Puluhan Juta Rupiah ke Polres

Kamis, 08 Mei 2025 | 02:03 WIB | 262 Views Last Updated 2025-05-08T11:13:03Z

 



SAMPANG||wartapers.com – Warga Desa Gunung Eleh, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, pada hari Kamis, 8 Mei 2025, mendatangi Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Sampang untuk melaporkan dugaan tindak pidana penipuan yang mengakibatkan kerugian materiil sebesar Rp 310.000.000. Laporan tersebut dilayangkan oleh seorang warga bernama N, yang merasa menjadi korban dari praktik penipuan yang diduga dilakukan oleh seorang wanita berinisial M, yang diketahui merupakan warga Pao Paleh Laok, Dusun Sorren Laok, Desa Ketapang, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang. Kamis 08/05/2025.


Menurut keterangan korban dalam laporan yang disampaikan kepada pihak kepolisian, peristiwa dugaan penipuan ini terjadi pada tahun 2022. Saat itu, korban diiming-imingi keuntungan sebesar Rp 10.000.000 dari modal yang dititipkan sebesar Rp 310.000.000, dengan janji tambahan sebesar Rp 1.600. Namun, hingga saat ini, janji manis tersebut tak kunjung terealisasi, dan korban tidak menerima sepeser pun keuntungan maupun pengembalian modalnya.


 "Ya mas, benar waktu itu saya didatangi orang yang tidak saya kenal ke rumah saya. Saya bertanya bagaimana kamu bisa mengenal saya. Dia menjawab bahwa dia mendapatkan informasi dari abang-abang penjual sayur dan diberikan nomor telepon saya, Saya bertanya kepada orang itu, 'Kamu siapa dan orang mana?' Dia mengaku bernama M dan berasal dari Pao Paleh Laok, Dusun Sorren Laok, Desa Ketapang, Sampang," jelasnya.


Dalam pertemuan tersebut, terduga pelaku kemudian menawarkan sebuah investasi yang menggiurkan. "Terus dia bilang sama saya, 'Mbak, kalau kamu punya uang, ayo titipkan ke saya, nanti saya kasih untung Rp 10 juta, saya kasih Rp 1.600'," tutur N, menirukan ucapan terduga pelaku saat itu. Korban pun menanyakan perihal waktu pencairan keuntungan tersebut. "Terus saya bertanya sampai kapan cairnya. Dia bilang menunggu gudang tutup," imbuhnya.


Untuk meyakinkan korban, terduga pelaku juga menjelaskan bisnis yang digelutinya. "Saya bertanya lagi kepada M. Dia bilang, 'Saya kan punya bisnis minti/pattek dan saya kirim ke Banjarmasin, Kalimantan'," kata N. Kepercayaan korban semakin bertambah lantaran terduga pelaku saat itu membawa sampel buah minti ( pantek)  ke rumahnya menggunakan mobil pick up L300.


" Dan saya curiga merasa di tipu,  saya tlpn pelaku, saya bilang saya sudah tidak ada uang lagi sekarang dan keesokan hari nya saya telpon pelaku yang inisial M itu sudah gak bisa lagi dan no saya di blok dan terus saya datangi kerumahnya di Paoh Paleh Laok Dusun Sorren laok ternyata pelaku selalu menghindar.," katanya. 

Merasa telah ditipu dan dirugikan secara materiil, N akhirnya memutuskan untuk mencari keadilan dengan melaporkan kejadian ini kepada pihak berwajib di Polres Sampang. Dengan laporan ini, diharapkan pihak kepolisian dapat segera melakukan penyelidikan lebih lanjut, mengumpulkan bukti-bukti yang diperlukan, dan menindak tegas pelaku sesuai dengan hukum yang berlaku. Kasus dugaan penipuan ini menjadi perhatian masyarakat setempat, dan diharapkan dapat memberikan efek jera bagi pelaku kejahatan serupa di wilayah Sampang.



Pewarta: Syamsul 

Editor: redaksi 

×
Berita Terbaru Update