BEM UTM Geruduk Pemkab Bangkalan, Bupati Janji Tambah PJU dan CCTV di Jalan Menuju Kampus
BANGKALAN || Wartapers.com – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Trunojoyo Madura (UTM) menggelar aksi penyampaian aspirasi di Gedung Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan, Rabu (28/10/2026). Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyoroti persoalan keamanan, kondisi infrastruktur jalan, banjir, penanganan sampah, hingga kelangkaan bahan bakar minyak (BBM).
Aksi tersebut mendapat respons langsung dari Bupati Bangkalan Lukman Hakim bersama Wakil Bupati Moh. Fauzan Ja’far. Keduanya menemui massa aksi dan berdialog untuk mendengarkan berbagai tuntutan mahasiswa terkait persoalan yang dinilai berdampak pada aktivitas masyarakat, khususnya mahasiswa UTM.
Salah satu persoalan utama yang disampaikan mahasiswa adalah kondisi keamanan di sepanjang akses jalan menuju kampus UTM. Mahasiswa menilai sejumlah titik masih rawan tindak kriminalitas, terutama pada malam hari, akibat minimnya penerangan jalan umum (PJU) dan kamera pengawas atau CCTV.
Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati Lukman Hakim menyatakan bahwa Pemkab Bangkalan akan menambah fasilitas PJU dan memasang CCTV di sejumlah titik strategis. Sementara itu, Polres Bangkalan juga berkomitmen meningkatkan upaya pencegahan kriminalitas melalui patroli rutin dan penjagaan di lokasi yang membutuhkan pengawasan lebih intensif.
“Soal keamanan memang menjadi perhatian kami. Nanti akan kita tambah PJU dan CCTV, dan dari Polres juga akan meningkatkan patroli,” ujar Bupati di hadapan massa aksi.
Selain persoalan keamanan, mahasiswa turut menyampaikan keluhan mengenai kondisi jalan yang bergelombang dan berdebu. Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengganggu kenyamanan pengguna jalan serta meningkatkan risiko kecelakaan.
Persoalan banjir, pengelolaan sampah, dan kelangkaan BBM juga menjadi bagian dari aspirasi yang disampaikan dalam aksi tersebut.
Terkait pembangunan infrastruktur, Bupati Bangkalan memastikan bahwa pemerintah daerah telah menganggarkan perbaikan jalan dan pembangunan drainase pada ruas strategis Telang–Labang dan Labang–Sukolilo. Pekerjaan tersebut direncanakan mulai dilaksanakan pada November 2026.
“Insyaallah pada bulan November tahun ini akan mulai kita lakukan pembangunannya,” tegasny.
Dalam hal penanganan sampah, Pemkab Bangkalan menyampaikan upaya penguatan pengelolaan sampah melalui fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) di masing-masing kecamatan.
Pemerintah daerah juga memproyeksikan pembangunan fasilitas pengolahan sampah modern berbasis nonresidu di kawasan eks Terminal Suramadu sebagai bagian dari upaya meningkatkan pengelolaan sampah di Kabupaten Bangkalan.
Aksi BEM UTM tersebut berakhir kondusif setelah berlangsung dialog antara mahasiswa dan pimpinan daerah. Berbagai komitmen yang disampaikan Bupati dan Wakil Bupati diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui langkah konkret, terutama dalam meningkatkan keamanan jalan menuju kampus serta menyelesaikan persoalan infrastruktur dan lingkungan.
Mahasiswa dan masyarakat kini menantikan realisasi dari komitmen tersebut agar akses menuju kampus UTM menjadi lebih aman, nyaman, dan layak digunakan."
Perwarta: MK
Editor: redaksi
