Warga Keluhkan Penyaluran MBG di Tragah, Minta Pengelola dan Badan Gizi Segera Turun ke Lapangan
BANGKALAN || Wartapers.com — Sejumlah warga di Kecamatan Tragah, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, menyampaikan keluhan terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Warga mempertanyakan penyaluran makanan yang disebut tidak merata, karena sebagian penerima mendapatkan makanan, sementara sebagian lainnya dikabarkan tidak menerima.
Selain persoalan pemerataan, warga juga mengeluhkan dugaan adanya pengurangan porsi makanan dalam pelaksanaan program MBG. Keluhan tersebut diharapkan segera mendapat perhatian dan pemeriksaan langsung dari pihak terkait agar pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan.
Warga meminta koordinator MBG di tingkat Kabupaten Bangkalan bersama pihak Badan Gizi Nasional (BGN) segera melakukan pengecekan ke lokasi, termasuk meminta penjelasan kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang melayani wilayah Kecamatan Tragah.
“Kalau memang ada warga atau penerima manfaat yang tidak mendapatkan makanan, harus segera dicek penyebabnya. Begitu juga kalau ada pengurangan porsi, perlu dipastikan apakah sesuai standar yang telah ditetapkan,” ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Menurut warga, pengawasan di lapangan diperlukan untuk memastikan program MBG benar-benar diterima oleh kelompok sasaran dan dilaksanakan sesuai ketentuan. Mereka juga berharap pihak berwenang tidak hanya melakukan pengawasan administratif, tetapi turun langsung melihat kondisi pelaksanaan di lapangan.
Warga menilai program MBG merupakan program yang menggunakan anggaran negara sehingga pelaksanaannya perlu dilakukan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
“Kami berharap pihak terkait segera turun ke lapangan. Ini program pemerintah dan menggunakan uang negara yang berasal dari masyarakat, sehingga pelaksanaannya harus benar-benar diawasi,” katanya.(28/09/2026).
Hingga berita ini disusun, keluhan mengenai dugaan pengurangan porsi serta adanya penerima yang tidak memperoleh makanan tersebut masih perlu diklarifikasi kepada pengelola SPPG dan instansi terkait. Pemeriksaan langsung diperlukan untuk memastikan kondisi sebenarnya serta apakah pelaksanaan MBG di Kecamatan Tragah telah sesuai dengan standar dan ketentuan yang berlaku.
Warga berharap hasil pengecekan nantinya dapat memberikan kejelasan sekaligus memastikan program MBG di Kecamatan Tragah berjalan tepat sasaran, merata, dan sesuai standar yang ditetapkan pemerintah."
Penulis: MK
Editor: redaksi
