gambar Promosi
SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
BREAKING NEWS

Produk Lokal NTT Didorong Tembus Pasar Global, Bank NTT Perkuat Dukungan

KUPANG, Wartapers.com – Peluang geografis Nusa Tenggara Timur (NTT) yang berada dekat dengan Timor Leste dan Australia mulai diarahkan sebagai pintu masuk bagi produk-produk lokal menuju pasar internasional.

Bank NTT mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk melihat kedekatan wilayah tersebut bukan hanya sebagai peluang perdagangan, tetapi juga sebagai kesempatan memperluas pasar dan meningkatkan nilai tambah produk daerah.

Direktur Utama Bank NTT, Charlie Paulus, mengatakan NTT memiliki posisi strategis dalam aktivitas ekonomi kawasan. Kondisi tersebut, menurutnya, harus dimanfaatkan agar arus perdagangan lintas negara tidak hanya membuat NTT menjadi konsumen produk dari luar daerah.

“Kalau kita mau menggiatkan perekonomian antara negara-negara tetangga ini, jangan sampai kita hanya menjadi pasar. Kalau bisa, kita harus yang lebih banyak menjual,” ujar Charlie.

Menurutnya, produk-produk yang dihasilkan pelaku usaha NTT memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi komoditas yang mampu bersaing di pasar regional. Namun, peluang tersebut perlu diikuti dengan peningkatan kualitas, kapasitas produksi, pengemasan, serta pemenuhan standar yang dibutuhkan pasar internasional.

Kawasan perbatasan dengan Timor Leste menjadi salah satu wilayah yang dinilai strategis untuk pengembangan pemasaran produk lokal. Keberadaan NTT Mart di Kabupaten Belu, misalnya, dapat menjadi salah satu sarana untuk memperkenalkan sekaligus memperluas distribusi produk-produk IKM asal NTT.

Beragam produk seperti kuliner, fesyen dan kerajinan dapat dikembangkan lebih jauh agar tidak hanya memiliki pasar di dalam negeri, tetapi juga berpotensi dipasarkan ke negara tetangga.

Selain sektor perdagangan, pengembangan pariwisata juga dinilai memiliki hubungan erat dengan pertumbuhan UMKM. Kehadiran wisatawan di berbagai destinasi unggulan NTT berpotensi meningkatkan permintaan terhadap produk makanan, kerajinan, fesyen dan berbagai produk ekonomi kreatif masyarakat.

Peluang kerja sama dengan Timor Leste juga dapat diperluas ke sejumlah sektor, antara lain pertanian, peternakan, kelautan dan perikanan, UMKM hingga pariwisata. Kolaborasi lintas sektor tersebut dinilai dapat membuka ruang baru bagi pelaku usaha lokal.

Bank NTT mendorong agar peluang tersebut diikuti kesiapan pelaku usaha dari sisi produksi dan kualitas. Produk yang hendak masuk ke pasar luar negeri harus mampu memenuhi kebutuhan konsumen sekaligus mengikuti ketentuan perdagangan yang berlaku.

Penguatan UMKM dan perdagangan lintas batas pada akhirnya diharapkan mampu menciptakan rantai ekonomi baru bagi masyarakat NTT. Dengan memanfaatkan posisi strategis daerah, produk lokal memiliki peluang untuk berkembang dari pasar domestik menuju pasar regional dan internasional.



Pewarta: unny 

Editor: redaksi

BERITA NASIONAL
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image