Mahasiswa UTM Sulap Jagung Keleyan Jadi Ice Mochi, Kenalkan Inovasi Pangan Lokal kepada Siswa
BANGKALAN | Wartapers.com — Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) menghadirkan inovasi pangan berbahan dasar jagung melalui produk ice mochi jagung di SDN Keleyan 2, Desa Keleyan, Kabupaten Bangkalan, Jumat (11/9/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengabdian mahasiswa UTM kepada masyarakat dengan mengangkat potensi pangan lokal yang tersedia di Desa Keleyan. Jagung yang selama ini dikenal sebagai salah satu bahan pangan tradisional diolah menjadi camilan dengan konsep yang lebih modern dan dekat dengan selera anak-anak.
Melalui inovasi tersebut, mahasiswa memadukan olahan jagung dengan mochi dan es krim sehingga menghasilkan produk ice mochi jagung. Para siswa tidak hanya diperkenalkan dengan hasil olahan, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk mengenal proses pengolahannya secara langsung.
Mahasiswa UTM menjelaskan bahwa inovasi tersebut berangkat dari potensi jagung yang cukup melimpah di Desa Keleyan. Pemanfaatan jagung menjadi produk olahan kreatif diharapkan dapat membuka wawasan masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai peluang pengembangan pangan lokal menjadi produk yang memiliki nilai tambah.
“Melalui inovasi ini, kami ingin menunjukkan bahwa pangan lokal seperti jagung dapat diolah menjadi sesuatu yang menarik bagi anak-anak tanpa meninggalkan potensi yang ada di desa,” ujar mahasiswa pelaksana kegiatan.
Selain memperkenalkan produk olahan pangan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi siswa mengenai potensi dan kandungan gizi jagung. Penyampaian materi dilakukan melalui pengalaman langsung sehingga siswa dapat belajar mengenai pangan lokal dengan suasana yang menyenangkan.
Kegiatan pengabdian mahasiswa UTM tersebut turut didampingi tiga dosen, yakni Fajar Luqman Tri Ariyanto, S.Pd., M.Pd., Dwi Bagus Rendy Astid Putera, S.Pd., M.Pd., dan Dya Qurotul A’yun, S.Pd., M.Pd.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa UTM berupaya menunjukkan bahwa pangan lokal memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi produk inovatif yang lebih menarik bagi generasi muda. Inovasi ice mochi jagung di SDN Keleyan 2 menjadi salah satu contoh bagaimana potensi lokal dapat diperkenalkan melalui pendekatan kreatif dan edukatif.
Dari Desa Keleyan, jagung lokal tidak hanya diperkenalkan sebagai bahan pangan sehari-hari, tetapi juga sebagai bahan dasar yang dapat dikembangkan menjadi produk kreatif dan bernilai tambah,"
Pewarat. MK
Editor: redaksi
