Karyawan Ritel Modern Sampaikan Keluhan Terkait Dugaan Mutasi, Serikat Pekerja Disebut Beri Perhatian

Surabaya, wartapers.com  – Seorang karyawan ritel modern berinisial MJ, yang bekerja di salah satu gerai Indomaret di kawasan Jalan Benowo 2, Surabaya, menyampaikan kepada awak media adanya dugaan pelaksanaan mutasi terhadap sejumlah pekerja yang, menurutnya, dilakukan dalam waktu yang relatif singkat, Senin 03/08/2026.

Menurut MJ, sebagian pekerja menerima penempatan kerja baru dengan jarak yang dinilai cukup jauh dari lokasi kerja sebelumnya maupun tempat tinggal mereka. Ia menyebut kondisi tersebut menyebabkan waktu tempuh menuju tempat kerja dapat mencapai lebih dari satu jam.

MJ menilai penempatan kerja dengan jarak yang lebih jauh berpotensi menambah biaya transportasi serta meningkatkan tingkat kelelahan pekerja. Menurutnya, dengan kondisi seperti itu dikhawatirkan dapat berdampak pada meningkatnya risiko kecelakaan dalam perjalanan, gangguan kesehatan akibat kelelahan, maupun kerentanan terhadap tindak kriminalitas.

Lebih lanjut, MJ menyatakan persoalan tersebut telah menjadi perhatian jajaran pimpinan daerah maupun pimpinan pusat Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI). Ia berharap permasalahan tersebut dapat diselesaikan melalui mekanisme hubungan industrial sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

MJ juga berharap setiap kebijakan ketenagakerjaan, termasuk mutasi pekerja, mempertimbangkan aspek proporsionalitas, keselamatan, kesehatan kerja, serta kondisi sosial dan ekonomi pekerja tanpa mengabaikan kebutuhan operasional perusahaan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen PT Indomarco Prismatama belum memberikan keterangan resmi terkait informasi yang disampaikan narasumber.


Tim

KABAR NASIONAL
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image