Dinas PUPR Bangkalan Alokasikan Rp4,6 Miliar untuk Penataan Kota: Fokus Perbaikan Drainase, Trotoar, dan Relokasi Kabel Udara
BANGKALAN || Wartapers.com — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang PUPR Kabupaten Bangkalan resmi menggulirkan mega proyek penataan kawasan perkotaan pada tahun anggaran 2026. Fokus utama program ini meliputi peningkatan kapasitas drainase, pembangunan trotoar ramah disabilitas, serta penertiban kabel udara di kawasan protokol demi mewujudkan wajah kota yang lebih estetis, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
Kepala Dinas PUPR Bangkalan, Rizal Mardiansyah, ST., MT., menjelaskan bahwa langkah strategis ini dirancang untuk menjawab tiga urgensi utama: peningkatan estetika kota, jaminan keamanan publik, serta mitigasi kebencanaan.
"Program ini mencakup tiga hal utama, yakni estetika kota, keamanan, dan antisipasi bencana. Dengan adanya pemindahan tersebut, diharapkan pemasangan kabel dapat lebih tertib dan tertata dengan baik ke depannya," ujar Rizal, Senin (11/08/2026).
Titik Fokus Pengerjaan dan Ruang Lingkup Proyek Pekerjaan fisik tahap awal pada tahun 2026 ini dipusatkan di Jalan KH. Moh. Kholil. Kawasan tersebut dipilih karena kabel udara yang semrawut selama ini kerap dikeluhkan oleh warga setempat akibat mengganggu pemandangan serta menimbulkan potensi kerawanan saat cuaca ekstrem.
Lokasi Pengerjaan Sisi timur Jalan KH. Moh. Kholil titik awal dari area Momoyo menuju arah selatan Panjang Penataan: Kurang lebih 1 kilometer 1.000 meter.
Paket Terintegrasi Proyek ini merupakan satu kesatuan paket pekerjaan penataan pedestrian yang mencakup tiga komponen utama Drainase Perkotaan Penggantian saluran eksisting menggunakan beton pracetak U Ditch berdimensi lebih besar untuk optimalisasi aliran air.
Trotoar Ramah Disabilitas Pembangunan jalur pedestrian yang lebih representatif, aman, dan aksesibel bagi pejalan kaki serta penyandang disabilitas Utilitas Bawah Tanah Relokasi kabel udara ke dalam sistem utilitas bawah tanah Kendati demikian, Rizal menambahkan bahwa penataan utilitas bawah tahun ini belum mencakup seluruh jenis jaringan kabel yang ada di lapangan.
"Dengan keterbatasan lahan, yang dapat dilakukan penataan yaitu kabel udara telekomunikasi dan provider internet. Untuk kabel listrik PLN belum masuk tahap penataan tahun ini," terangnya.
Skema Anggaran dan Target Waktu Pelaksanaan Untuk merealisasikan rencana besar penataan infrastruktur perkotaan ini, Pemerintah Kabupaten Bangkalan menggelontorkan anggaran bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026.
Besaran Anggaran: Rp4.600.000.000 Empat Miliar Enam Ratus Juta Rupiah murni dari dana APBD 2026. Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan fisik di lapangan ditargetkan mulai bergulir pada bulan Agustus dan rampung pada penghujung Desember 2026.
Melalui intervensi anggaran dan perencanaan yang matang ini, Dinas PUPR Bangkalan optimis wajah Kota Bangkalan akan bertransformasi menjadi kawasan perkotaan yang lebih tertib, modern, serta inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat."
Pewarta: MK
Editor: redaksi
