Dugaan Pungli Bansos dan Proyek Sumur Bor di Desa Gunung Sereng, Kades Terancam Dilaporkan
Bangkalan || Wartapers.com — Dugaan penyelewengan Bantuan Sosial Bansos dan pengadaan fasilitas umum mencuat di Desa Gunung Sereng, Kecamatan Kwanyar, Kabupaten Bangkalan. Kepala Desa setempat kini menjadi sorotan publik atas dugaan praktik pungutan liar pungli program sumur bor serta ketidak transparanan distribusi beras bantuan Bulog.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga setempat, dugaan pungli tersebut berawal dari adanya penarikan biaya sebesar Rp1.500.000 per unit/titik untuk program bantuan sumur bor air bersih. Padahal, warga meyakini program pengadaan air bersih tersebut merupakan bantuan hibah dari pemerintah yang seharusnya dialokasikan secara gratis tanpa beban biaya bagi penerima manfaat.
Selain persoalan bantuan fasilitas air bersih, tata kelola penyaluran bantuan beras dari Bulog di desa tersebut juga dinilai tidak transparan. Sejumlah warga mengeluhkan ketidak Jelasan kriteria penerima serta mekanisme penyaluran yang tertutup" ujarnya Warga sekitar, (22/07/2026).
Merasa dirugikan oleh kebijakan tersebut, perwakilan warga berencana membawa persoalan ini ke jalur hukum. Mereka tengah menyiapkan berkas laporan resmi ke pihak berwajib atas dugaan tindak pidana pungutan liar dan penyalahgunaan wewenang abuse of power.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Kepala Desa Gunung Sereng belum memberikan konfirmasi atau keterangan resmi terkait tuduhan dan rencana pelaporan hukum oleh warga tersebut"
Pewarta: MK
Editor: redaksi
