Pakis Disorot Pengelolaan Fasilitas Jalan : Kenapa Kendaraan Dikenakan Perkir, Sementara PKL Tidak
BANGKALAN, || Wartapers.com — Ketua Umum Lembaga Pusat Analisa Kajian Informasi Strategis (PAKIS), Abdurrahman Tohir, mengangkat isu ketimpangan perlakuan terhadap pengguna fasilitas umum bahu jalan dan trotoar di Kabupaten Bangkalan dalam kegiatan sosialisasi Standar Pelayanan Publik Dinas Perhubungan, Rabu (2/9/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan H. Muhammad Hasan Faisol didampingi Sekretaris Dinas Agus Suhartoyo, dan dihadiri unsur masyarakat termasuk perwakilan PAKIS.
Abdurrahman Tohir menyoroti perbedaan perlakuan yang dinilai tidak adil. “Ketika warga menggunakan bahu jalan untuk memarkir kendaraan, langsung dikenakan retribusi parkir. Namun ketika pedagang kaki lima menempati trotoar dan bahu jalan — yang jelas-jelas merupakan fasilitas umum milik rakyat — tidak dikenakan retribusi apapun dan tidak memberikan kontribusi kepada Pemerintah Kabupaten Bangkalan. Jika demikian, berarti pemerintah belum bersikap adil terhadap seluruh warga,” tegasnya.
Ia menegaskan bahwa persoalan ini harus dinilai dari sudut pandang yang setara, yaitu sebagai pengguna fasilitas umum, bukan dibeda-bedakan berdasarkan status sebagai pedagang atau bukan pedagang. “Sama-sama memanfaatkan ruang publik yang terbatas, namun aturan dan perlakuan yang diterapkan berbeda. Ini menunjukkan bahwa selama ini pemerintah belum hadir memberikan pelayanan yang adil dan bijak kepada seluruh warga Bangkalan,” ungkapnya.
Oleh karena itu, PAKIS meminta Dinas Perhubungan Kabupaten Bangkalan segera melakukan kajian menyeluruh dan mendalam terkait keberadaan pedagang kaki lima yang memanfaatkan bahu jalan dan trotoar. Kajian tersebut harus berfokus pada aspek pemanfaatan fasilitas umum yang menjadi kewenangan Dinas Perhubungan, bukan sekadar melihat dari sisi aktivitas perdagangannya. Hal ini menjadi pekerjaan rumah mendesak agar pengelolaan ruang publik berjalan secara adil, tertib, dan memberikan manfaat yang merata bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bangkalan."
Pewarta : MK
Editor: redaksi
