Ketua LSM Suara Mitra Madura Kecam Dugaan Pembelian BBM Subsidi Menggunakan Jerigen di SPBU Socah
BANGKALAN || Wartapers.com — Ketua LSM Suara Mitra Madura, Saiful, mengecam dugaan praktik pembelian Bahan Bakar Minyak BBM bersubsidi menggunakan jerigen di salah satu SPBU wilayah Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan.
Saiful menilai, penggunaan barcode dalam transaksi tidak serta-merta membenarkan pembelian BBM bersubsidi menggunakan jerigen apabila BBM tersebut nantinya diperuntukkan untuk kegiatan yang tidak sesuai dengan ketentuan atau dijual kembali secara eceran.
“Kalau memang BBM subsidi tersebut dibeli menggunakan jerigen dan peruntukannya tidak sesuai ketentuan, kami akan segera melaporkannya kepada pihak Pertamina agar dilakukan pemeriksaan dan audit terhadap SPBU tersebut,” ujar Saiful.
Menurutnya, BBM bersubsidi seperti Pertalite maupun Solar pada prinsipnya diperuntukkan bagi masyarakat yang memenuhi ketentuan penerima subsidi. Penggunaan jerigen dalam pembelian BBM juga harus memperhatikan ketentuan dan peruntukan yang berlaku, khususnya apabila dilakukan dalam jumlah tertentu.
Saiful mengatakan, LSM Suara Mitra Madura dalam waktu dekat akan mengirimkan surat pengaduan kepada pihak Pertamina untuk meminta klarifikasi serta pemeriksaan terhadap dugaan transaksi BBM menggunakan jerigen di SPBU Socah.
“Kami akan segera mengirimkan surat kepada pihak Pertamina. Kami meminta agar dugaan ini diperiksa secara profesional dan transparan. Jika ditemukan pelanggaran, tentu harus ada tindakan sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.
Ia menambahkan, pembelian BBM menggunakan jerigen untuk kebutuhan tertentu dapat memiliki mekanisme dan persyaratan tersendiri. Karena itu, pihaknya meminta agar setiap transaksi dalam jumlah besar maupun menggunakan wadah tertentu dipastikan memiliki dasar peruntukan dan dokumen yang sesuai.
Sementara itu, saat dikonfirmasi awak media terkait dugaan tersebut, salah satu petugas administrasi SPBU Socah, Ayuk Irmawati, mengatakan dirinya hanya bertugas sebagai admin sehingga tidak dapat memberikan penjelasan mengenai kebijakan atau dugaan transaksi tersebut.
“Maaf, beritanya ketua LSM Wartapers siapa? Saya hanya sebagai admin dan pekerja. Lebih baik konfirmasi kepada pihak yang berwenang menjawab sesuai jabatannya,” ujar Ayuk Irmawati.(08/09/2026).
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak manajemen SPBU Socah maupun pihak Pertamina terkait dugaan pembelian BBM bersubsidi menggunakan jerigen tersebut.
Saiful menegaskan, langkah pelaporan yang akan dilakukan pihaknya bukan untuk menghakimi pihak tertentu, melainkan meminta adanya pemeriksaan terhadap dugaan praktik yang dinilai perlu mendapatkan perhatian.
“Kami hanya ingin aturan terkait BBM bersubsidi dijalankan dengan baik. Kalau memang tidak ada pelanggaran, tentu hasil pemeriksaan bisa menjelaskan semuanya. Namun kalau ditemukan pelanggaran, kami meminta agar ditindak sesuai ketentuan hukum,” pungkasnya.
Pewarta: MK
Editor: redaksi
