Dugaan Judi Tembak Ikan di KM 72 Dayun Disorot, Tak Jauh dari Mapolres Siak
SIAK —wartapers.com - Aktivitas yang diduga merupakan perjudian jenis tembak ikan disebut-sebut kembali menjadi sorotan masyarakat di wilayah Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, Riau.
Informasi yang diterima media menyebutkan, dugaan aktivitas tersebut berada di kawasan Kilometer 72, Kecamatan Dayun, yang lokasinya tidak jauh dari Mapolres Siak.
Keberadaan dugaan aktivitas perjudian tersebut menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat. Pasalnya, lokasi yang disebut berada di sekitar KM 72 hanya berjarak relatif dekat dari kantor Polres Siak yang berada di Jalan Lintas Siak–Perawang KM 70 Dayun. Situs resmi Polres Siak juga mencantumkan alamat Mapolres di KM 70 Dayun.
Masyarakat berharap aparat kepolisian segera melakukan pengecekan dan penyelidikan apabila benar terdapat aktivitas perjudian tembak ikan di lokasi tersebut.
Sebelumnya, Polres Siak juga pernah mengungkap kasus perjudian berkedok permainan gelper tembak ikan di wilayah hukumnya. Pada 2020, Polsek Kandis mengamankan pengelola dan pemain judi tembak ikan setelah menerima informasi dari masyarakat.
Hal tersebut menunjukkan bahwa laporan masyarakat dapat menjadi pintu masuk bagi aparat untuk melakukan penyelidikan terhadap dugaan praktik perjudian.
Kasat Reskrim polres Siak AKP Dr rajakosmos saat di konfirmasi wartawan melalui via wabsat nya,belum memberikan keterangan kepada wartawan.
Munculnya informasi dugaan perjudian di kawasan yang tidak jauh dari pusat pemerintahan kepolisian membuat publik mempertanyakan sejauh mana pengawasan dan patroli dilakukan di wilayah tersebut.
Diperlukan pengecekan lapangan dan konfirmasi resmi dari pihak kepolisian untuk memastikan apakah benar terdapat mesin tembak ikan yang digunakan untuk perjudian.
Redaksi juga membuka ruang bagi pihak pengelola lokasi maupun aparat penegak hukum untuk memberikan klarifikasi, bantahan, ataupun informasi resmi terkait dugaan tersebut.
dugaan aktivitas perjudian tembak ikan di KM 72 Dayun, apakah Polres Siak telah menerima informasi tersebut dan apakah akan dilakukan pengecekan atau penindakan.
Tim
