Harga Gabah Petani Meroket, Kesejahteraan Para Peladang Mulai Terjamin
![]() |
| Foto : ilustrasi gabah petani |
SAMPANG , wartapers.com - Kesejahteraan para petani mulai terpenuhi , dengan hasil gabah yang melimpah menjadi nadi yang cukup diharapkan oleh para peladang, apalagi harga gabah kering penen ( GKP) dikabupaten Sampang mulai terlihat mulai meningkat pesat.
Mendengar harga Gabah para petani mulai melonjat, kini menjadi kabar yang menggembirakan bagi para petani padi di Kabupaten Sampang.
Harga gabah kering panen (GKP) di tingkat petani kini mencapai Rp8.500 per kilogram, sebuah angka yang dinilai cukup tinggi dibandingkan harga pada musim panen sebelumnya.
Kenaikan harga tersebut disambut antusias oleh para petani. Banyak di antara mereka memilih segera menjual hasil panen karena dinilai sebagai momentum yang menguntungkan.
Selain memberikan keuntungan lebih besar, harga yang tinggi juga diharapkan mampu membantu petani menutup biaya produksi yang selama ini terus meningkat, mulai dari harga pupuk, benih, hingga biaya tenaga kerja.
Di sejumlah desa, aktivitas penjualan gabah pun mulai meningkat. Para pengepul terlihat mendatangi sentra-sentra pertanian untuk membeli gabah langsung dari petani dengan harga yang kompetitif.
Salah satu petani yang memanfaatkan tingginya harga gabah tersebut adalah Siri Irmawan, warga Desa Bancelok, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang. Ia mengaku memilih menjual gabah hasil panennya karena harga yang ditawarkan saat ini dinilai sangat layak.
Menurutnya, harga Rp8.500 per kilogram merupakan peluang yang jarang terjadi sehingga sayang jika dilewatkan. Hasil penjualan gabah tersebut nantinya akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus sebagai modal menghadapi musim tanam berikutnya.
"Alhamdulillah, harga gabah sekarang cukup bagus. Semoga harga seperti ini tetap bertahan sehingga petani bisa lebih sejahtera," tukasnya, Senin,03/08/2026.
Para petani berharap kondisi harga yang baik ini tidak hanya bersifat sementara. Mereka menginginkan stabilitas harga tetap terjaga sehingga hasil kerja keras selama berbulan-bulan di sawah dapat memberikan keuntungan yang sepadan.
Selain harga jual yang tinggi, petani juga berharap pemerintah terus memperhatikan ketersediaan pupuk bersubsidi, kelancaran irigasi, serta menjaga kestabilan harga sarana produksi pertanian. Dengan demikian, produktivitas pertanian dapat terus meningkat dan kesejahteraan petani semakin membaik.
Kenaikan harga gabah menjadi angin segar bagi sektor pertanian di Kabupaten Sampang. Jika kondisi ini mampu dipertahankan hingga musim panen berikutnya, diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat pedesaan yang sebagian besar masih bergantung pada sektor pertanian sebagai sumber penghidupan utama.
Redaksi
