Bupati Kanisius Tuaq: “Kesetiaan Para Yubilaris Menjadi Teladan Berharga Bagi Generasi Muda”
LEWOLEBA – Wartapers.com - Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi para Frater Congregatio Fratrum Beatae Mariae Virginis de Monte Carmelo (CMM) dalam perayaan syukur kaul kekal, 25 tahun, dan 40 tahun hidup membiara di Gereja St. Fransiskus Asisi Lamahora, Sabtu (8/8/2026).
Dalam sambutannya, Bupati menekankan bahwa momen ini bukan sekadar peringatan waktu, melainkan refleksi atas kontribusi nyata bagi kemanusiaan.
“Kesetiaan para yubilaris dalam menjalani panggilan hidup membiara menjadi teladan berharga bagi generasi muda dan seluruh masyarakat dalam menjalankan tugas serta tanggung jawab sesuai panggilan hidup masing-masing,” ujar Bupati Kanisius.
Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah menyadari peran vital para pelayan religius dalam pembangunan manusia melalui pendidikan, karya sosial, dan penanaman nilai-nilai kasih serta perdamaian.
“Semoga segala karya pelayanan yang telah ditaburkan selama ini terus menghasilkan buah-buah kebaikan bagi Gereja dan masyarakat,” harapnya.
Sementara itu, Uskup Larantuka, Mgr. Yohanes Hans Monteiro, yang memimpin perayaan, menyoroti potensi spiritual Lembata. Ia memberikan apresiasi khusus kepada Frater Markus dan Frater Betekeneng yang telah mengabdikan diri selama 40 tahun, meski kehadiran resmi kongregasi di keuskupan tersebut baru dimulai pada 2026.
“Lembata ini tanah yang subur sekali untuk panggilan, tetapi juga untuk nelayan, tani, dan ternak,” kata Uskup Hans.
Menegaskan peran Gereja di tengah masyarakat, Uskup Hans menyatakan, “Kita tidak sedang membangun kehidupan Gereja hanya di dalam gereja. Di manapun kita berada, kita dipanggil untuk menjadi bagian dari Gereja lokal.”
Perayaan ini menjadi simbol sinergi kuat antara pemerintah, Gereja, dan masyarakat dalam membangun peradaban yang berakar pada nilai-nilai luhur kemanusiaan.
Pewarta: Sabatani
Editor : redaksi
