Warga di Kecamatan Kabupaten Ketapang Keluhkan Harga Gas LPG 3 Kg di Jual Pangkalan Masih di Atas HET
KETAPANG, wartapers.com — Masyarakat di sejumlah kecamatan di Kabupaten Ketapang mengeluhkan tingginya harga eceran gas LPG 3 kg. Hingga saat ini, disinyalir belum ada pangkalan di wilayah tersebut yang menjual gas melon bersubsidi sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Ketapang.
Berdasarkan pemantauan warga setempat, harga gas bersubsidi di pasaran kerap melonjak jauh melebihi batas resmi yang diatur pemerintah daerah. Kondisi ini dinilai sangat membebani masyarakat berpenghasilan rendah dan pelaku usaha mikro yang seharusnya menjadi penerima manfaat utama dari program subsidi pemerintah tersebut.
"Sampai sekarang kami masih kesulitan menemukan pangkalan yang menjual sesuai harga HET Pemkab.Harganya masih tinggi di lapangan," ujar salah seorang warga pada wartawan 25/7/2026.
Pengecer dan Pengawasan Jadi Solusi Kunci Tingginya harga LPG 3 kg di tingkat konsumen umumnya dipicu oleh beberapa faktor, mulai dari panjangnya rantai distribusi hingga minimnya pasokan langsung ke tangan konsumen akhir.
"Sering kali, stok di pangkalan resmi begitu datang besok nya langsung habis dibeli oleh pedagang eceran, sehingga masyarakat terpaksa membeli di warung eceran dengan harga yang jauh lebih mahal," terang warga.
Masyarakat berharap pihak dinas terkait serta Tim Satgas Pangan Kabupaten Ketapang dapat turun tangan secara berkala melakukan pengawasan dan penertiban di lapangan.
"Selain itu, tindakan tegas terhadap oknum pangkalan yang membandel atau menjual di atas ketentuan HET sangat diharapkan guna menjaga ketersediaan dan stabilitas harga barang bersubsidi," pinta warga ketapang.
Saat Pemerintah Daerah dan PT Pertamina mengimbau masyarakat untuk melaporkan penemuan pangkalan resmi yang menjual LPG 3 kg melebihi HET atau melakukan pelanggaran distribusi.
Laporan resmi dapat disampaikan ke dinas setempat atau melalui kanal layanan konsumen Pertamina di nomor 135.
Pewarta : Yan
Editor: redaksi
