Pembagian Bansos Beras Diduga Dipotong untuk Acara Agustusan, Kades Gunungsereng Bangkalan Disorot

 

Bangkalan || Wartapers.com – Pelaksanaan penyaluran Bantuan Sosial Bansos beras dari Badan Urusan Logistik Bulog di Desa Gunungsereng, Kecamatan Kwanyar, Kabupaten Bangkalan, memicu polemik. Pemerintah desa setempat diduga melakukan praktik bagi rata komoditas bantuan, di mana sisa beras dari pembagian tersebut disinyalir dialihkan oleh kepala desa kades untuk kegiatan perayaan HUT Kemerdekaan RI pada Agustus mendatang.

​Menurut keterangan salah seorang warga Desa Gunungsereng yang meminta identitasnya dirahasiakan, modus pembagian secara rata tersebut mengakibatkan volume beras yang diterima oleh Keluarga Penerima Manfaat KPM merosot tajam dan tidak sesuai dengan ketentuan regulasi yang berlaku. Lebih jauh, ia menyebut sisa kuota beras yang terkumpul diduga kuat disalahgunakan.

​"Beras bansos Bulog dibagikan rata ke warga. Namun, sisa dari pembagian tersebut diduga diambil oleh Kades dengan alasan untuk biaya kegiatan Agustusan," ungkap sumber tersebut saat memberikan keterangan kepada awak media, (15/7/2026).

​Langkah sepihak pemerintah desa ini pun menuai kritik tajam. Warga menilai bahwa mengalihkan hak penerima manfaat untuk keperluan seremonial, ataupun kepentingan lain di luar petunjuk teknis juknis, merupakan bentuk pelanggaran berat terhadap tata kelola penyaluran bantuan pemerintah.

​Hingga berita ini diturunkan, tim redaksi masih terus berupaya melakukan konfirmasi dan klarifikasi lebih lanjut kepada Kepala Desa Gunungsereng serta Dinas Sosial Kabupaten Bangkalan guna mendapatkan keterangan resmi perihal polemik tata kelola penyaluran bansos di wilayah tersebut. 

Pewarat: MK

Editor: redaksi 

KABAR NASIONAL
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image