gambar

Lestarikan Uri Uri Budaya, Warga Desa Nambaan Gelar Kirab Tumpeng Dan Doa Bersama Bersih Desa

Kediri, wartapers.com -  Dalam rangka melestarikan budaya tradisi Bersih Desa, Desa Nambaan Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri menggelar Kirab Arakan Tumpeng pada Kamis (02/07/2027) pukul 16.00 WIB.

Puluhan warga tampak berbondong-bondong memadati lokasi kegiatan yakni di Balai Desa Nambaan dengan membawa tumpeng sebagai simbol rasa syukur dalam rangka ritual doa bersama memperingati Bersih Desa Nambaan Kecamatan Ngasem. Iring iringan tumpeng diarak dari start Balai desa menuju pesarean atau punden Eyang Secoarang yang berjarak sekitar 400 meter.

Kegiatan ini merupakan agenda awal tahun ini digelar oleh Pemerintah Desa setempat, kehadiran warga yang membawa berbagai jenis tumpeng menciptakan pemandangan kondisi gotong royong yang kental, sebagai bentuk pengharapan agar desa senantiasa dijauhkan dari marabahaya dan dilimpahi keberkahan.

Acara ini dihadiri langsung oleh Camat, Kades Nambaan beserta jajaran perangkat desa, Babinsa dan Bhabinkamtibmas , Dinas Arkeologi, Lembaga Desa, Ketua RT dan RW , Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, serta para tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Nambaan ( Mugiono S.E ) menyampaikan bahwa tradisi Bersih Desa bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan bentuk pelestarian budaya dan sarana mempererat tali silaturahmi antar warga.

"Bersih Desa tahun ini adalah awal atau pertama kali diadakan berharap untuk tahun depan bisa lebih meriah lagi selain sebagai bentuk syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kegiatan ini juga menjadi momentum bagi kita semua untuk mendoakan para leluhur dan pepunden ( Eyang Secoarang, Eyang Jodrono dan Eyang Imam suryowiryo serta Eyang Imam Mustopo )" ujarnya.

Lebih lanjut Ia juga berharap, dengan momentum ini Desa Nambaan dijauhkan dari bala bencana, dan berharap supaya warga masyarakatnya di berikan kesehatan lahir bathin, dimudahkan dan dilimpahkan rejeki dalam menjalani perekonomian masyarakat desanya.

Sementara Bopo Eko ( mewakili Kepala Dinas Arkeologi kabupaten Kediri ) memberikan apresiasi tinggi terhadap seluruh masyarakat Desa Nambaan bahwasannya hari ini bisa melakukan kegiatan bersih desa karena pelestarian budaya memang berawal dari desa.  

Mengungkap pepatah Jawa "URIP IKU URUP"  Hangurupi Kabudayan Hanguripi Kamanungsan yang artinya kebudayaan itu dihidupkan dalam rangka menciptakan atau mencari jati diri manusia, sehingga kita tidak lupa sejarah dan para leluhur dan bisa memberikan aspek aspek "KAMANUNGSAN" hidup rukun, gotong royong dan damai."Ujarnya.

Suasana  penuh kekhusyukan saat rangkaian doa dimulai yakni ditujukan khusus kepada para leluhur dan pepunden yang dipimpin oleh tokoh agama setempat dan terakhir doa keselamatan untuk seluruh warga desa. Sebagai puncak acara ditutup dengan tradisi makan tumpeng bersama Warga sambil lesehan menikmati hidangan tumpeng yang telah dibawa.

Dengan terlaksananya ritual Bersih Desa ini, diharapkan Desa Nambaan menjadi desa yang maju, aman dan tentram serta semoga membawa berkah bagi warga Desa Nambaan khususnya.

Pewarta : Didik

Editor : Redaksi

KABAR NASIONAL
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image