Dugaan Pemotongan Bansos dan PKH, Warga Desa Patemon Akan Gelar Audiensi di Kantor Kecamatan Tanah Merah
Bangkalan || Wartapers.com– Puluhan warga Desa Patemon menggelar aksi audiensi di Kantor Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan. Kedatangan warga ini bertujuan untuk menyampaikan tuntutan dan protes keras terkait adanya dugaan pemotongan bantuan sosial bansos beras Bulog serta tidak di cairkannya Program Keluarga Harapan PKH selama beberapa tahun terakhir.
Aksi audiensi warga terkait dugaan penyimpangan, pemotongan bansos beras Bulog, dan tidak di cairkannya dana PKH Warga Desa Patemon selaku pihak yang dirugikan.
Warga merasa dirugikan karena bantuan pangan yang diterima tidak sesuai dengan regulasi pemerintah. Warga yang seharusnya menerima beras Bulog seberat 20 kg dan minyak goreng 4 liter, di lapangan hanya menerima 5 kg atau 10 kg saja. Selain itu, ada bantuan PKH warga yang mandek selama bertahun-tahun.
Warga akan menyampaikan aspirasi secara langsung dan menuntut Camat Tanah Merah untuk segera mengevaluasi kinerja Pj Kades serta operator desa yang diduga bermain dalam penyaluran bantuan ini.
Minta Evaluasi Hingga Jalur Hukum Perwakilan warga menegaskan bahwa tindakan pemotongan ini tidak hanya merugikan masyarakat miskin secara langsung, tetapi juga merugikan negara. Oleh karena itu, warga membawa beberapa poin tuntutan utama dalam audiensi yang akan bawak nanti tersebut:
Evaluasi Total Meminta Camat Tanah Merah segera mengevaluasi kinerja Pj Kepala Desa Kades dan operator desa yang bertanggung jawab atas penyaluran bantuan,(12/07/2026).
Pemecatan Oknum Mendesak agar petugas atau oknum desa yang terbukti memotong dan memanipulasi hak rakyat segera dipecat dari jabatannya.
Meminta aparat penegak hukum untuk menjerat para pelaku korupsi bansos ini dengan undang undang yang berlaku agar memberikan efek jera.
"Kami meminta hak kami dikembalikan secara utuh sesuai regulasi negara. Jika ditemukan ada oknum yang sengaja korupsi bantuan pangan ini, kami minta mereka dijerat hukum yang berlaku," ujar salah satu warga tuntutan dalam audiensi nanti.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Kecamatan Tanah Merah diharapkan segera menindaklanjuti tuntutan warga guna mengusut tuntas dugaan penyelewengan bantuan sosial di Desa Patemon agar bantuan berikutnya dapat tersalurkan dengan tepat sasaran dan utuh".
Pewarta :MK
Editor: redaksi
