Dua Mahasiswa Fakultas Hukum Universitad Truno Joyo Madura Selesaikan Program Magang di Law Office Rauf dan Frans
Bangkalan || Wartapers.com - Fakultas Hukum Universitas Trunojoyo Madura UTM kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa melalui program magang yang memberikan pengalaman langsung di dunia praktik hukum. Kali ini, dua mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum, Farhan Jiddan Saros NIM 220111100353) dan Ulil Amri Insan Kamil NIM 220111100350), telah menyelesaikan program magang di LAW OFFICE RAUF & FRANS selama kurang lebih dua bulan, yakni mulai 6 April hingga 19 Juni 2026.
Program magang tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis pengalaman, yang bertujuan memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memahami secara langsung praktik profesi advokat sekaligus mengintegrasikan teori yang diperoleh selama perkuliahan dengan dinamika penanganan perkara di lapangan.
Selama menjalani magang, kedua mahasiswa memperoleh bimbingan secara langsung dari Nur Saifur Rauf, S.H., selaku advokat sekaligus pembimbing lapangan. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa tidak hanya berperan sebagai pengamat, tetapi turut dilibatkan dalam berbagai aktivitas profesional yang menjadi bagian dari praktik hukum sehari-hari di kantor advokat.
Beragam kegiatan yang dilaksanakan meliputi legal research terhadap berbagai permasalahan hukum, penyusunan dokumen hukum (legal drafting) seperti gugatan, jawaban, replik, duplik, hingga kesimpulan perkara. Selain itu, mahasiswa juga memperoleh pengalaman dalam menyusun surat kuasa, melakukan analisis terhadap berkas perkara, mengikuti konsultasi hukum bersama klien, serta mempelajari strategi penyelesaian sengketa yang diterapkan dalam praktik advokat.
Tidak hanya fokus pada pekerjaan administratif dan penyusunan dokumen, Farhan dan Ulil juga berkesempatan mengikuti berbagai proses persidangan secara langsung di pengadilan. Pengalaman tersebut meliputi keikutsertaan dalam proses mediasi perkara perceraian, persidangan perkara perdata mengenai Perbuatan Melawan Hukum PMH hingga persidangan tindak pidana narkotika. Kesempatan tersebut memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai mekanisme penyelesaian perkara, teknik beracara, serta penerapan hukum acara di lingkungan peradilan.
Melalui keterlibatan dalam berbagai tahapan penanganan perkara, mahasiswa dapat mengamati bagaimana seorang advokat menyusun argumentasi hukum, membangun strategi pembelaan, melakukan komunikasi dengan klien, hingga menghadapi dinamika persidangan.
Pengalaman tersebut menjadi pelengkap atas materi akademik yang selama ini dipelajari di ruang kuliah, sekaligus memberikan gambaran nyata mengenai profesionalisme yang harus dimiliki seorang praktisi hukum Selain meningkatkan kemampuan teknis di bidang hukum, program magang juga menjadi sarana pembentukan karakter profesional. Ketelitian dalam menganalisis dokumen, kemampuan berpikir kritis, kedisiplinan dalam menyelesaikan pekerjaan, menjaga kerahasiaan informasi klien, serta kemampuan bekerja sama dalam lingkungan profesional merupakan nilai-nilai yang terus ditanamkan selama proses magang berlangsung.
Farhan Jiddan Saros menyampaikan bahwa pengalaman magang di LAW OFFICE RAUF & FRANS memberikan perspektif baru mengenai kompleksitas praktik hukum yang tidak sepenuhnya dapat dipahami melalui pembelajaran di kelas Menurutnya, keterlibatan secara langsung dalam proses penanganan perkara membuat mahasiswa memahami pentingnya ketelitian, argumentasi hukum yang kuat, serta etika profesi dalam menjalankan tugas sebagai calon advokat.
Senada dengan hal tersebut, Ulil Amri Insan Kamil menilai bahwa program magang menjadi wadah yang efektif untuk mengembangkan kemampuan analisis hukum sekaligus meningkatkan rasa tanggung jawab dalam menyelesaikan setiap pekerjaan yang diberikan. Interaksi dengan advokat, klien, serta berbagai pihak dalam proses penyelesaian perkara turut memperkaya wawasan mengenai praktik hukum di Indonesia.
Pembimbing lapangan, Nur Saifur Rauf, S.H., memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk terlibat secara aktif dalam berbagai kegiatan kantor dengan tetap memperhatikan batasan kewenangan mahasiswa magang. Pendekatan tersebut memungkinkan mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang lebih aplikatif sekaligus memahami standar profesional yang harus dijunjung tinggi oleh seorang advokat.
Program magang ini diharapkan menjadi bekal yang berharga bagi mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Trunojoyo Madura dalam mempersiapkan diri memasuki dunia profesi hukum. Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh peningkatan kompetensi akademik dan keterampilan praktis, tetapi juga membangun integritas, etika profesi, serta kesiapan menghadapi tantangan di bidang hukum yang terus berkembang, (5/07/2026).
Sinergi antara Fakultas Hukum Universitas Trunojoyo Madura dan LAW OFFICE RAUF & FRANS diharapkan dapat terus terjalin sebagai bentuk kolaborasi antara dunia pendidikan tinggi dan praktik profesi hukum. Kerja sama tersebut menjadi salah satu langkah strategis dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki pengalaman praktis, profesionalisme, serta kemampuan adaptasi yang dibutuhkan dalam dunia kerja.
Pewarta: MK
Editor: redaksi
