gambar

Akselerasi Literasi Keuangan Digital: Perwabantt Lewoleba Integrasikan Edukasi QRIS sebagai Strategi Pemberdayaan Ekonomi Keluarga

 

LEWOLEBAWartapers.com - Dalam merespons transformasi ekosistem perbankan nasional yang kian digital, Persatuan Wanita Bank NTT (Perwabantt) Cabang Lewoleba mengambil inisiatif strategis untuk memperkuat literasi keuangan digital anggotanya.

Melalui Seksi Pendidikan, organisasi ini menggelar sosialisasi teknis penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Bank NTT di Gedung Bank NTT Cabang Lewoleba, Jumat (3/7/2026). Kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai transfer pengetahuan teknis, tetapi juga sebagai bentuk pemberdayaan peran istri pegawai bank sebagai agen perubahan (agent of change) dalam adaptasi teknologi finansial di tingkat rumah tangga dan masyarakat.

Ketua Perwabantt Cabang Lewoleba, Fransiska Kolin, menekankan bahwa pemahaman mendalam terhadap instrumen pembayaran non-tunai menjadi prasyarat utama bagi anggota untuk dapat berfungsi efektif sebagai pendamping suami dan edukator bagi komunitas sekitarnya.

"Kami ingin seluruh anggota Perwabantt mengenal dan memahami penggunaan QRIS sehingga dapat memanfaatkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, ibu-ibu juga dapat menjadi penyambung informasi kepada masyarakat mengenai pentingnya bertransaksi secara non-tunai," ujar Fransiska.

Sosialisasi ini menghadirkan narasumber dari Divisi Marketing Dana Bank NTT Cabang Lewoleba, Vina Lewokerore, yang memaparkan mekanisme operasional QRIS melalui aplikasi resmi B'Pung Mobile. Vina menjelaskan bahwa protokol keamanan dan kemudahan akses menjadi keunggulan utama sistem ini. Pengguna cukup melakukan autentikasi biometrik atau PIN, memindai kode QR merchant, dan mengonfirmasi nominal transaksi tanpa dikenakan biaya administrasi tambahan.

"Anda hanya perlu memindai kode QR dari merchant tujuan dan mengonfirmasi nominal transaksi tanpa ada tambahan biaya admin. Selain melalui B'Pung Mobile, interoperabilitas QRIS memungkinkan transaksi menggunakan berbagai aplikasi mobile banking maupun dompet digital lain yang terhubung dengan sistem nasional," jelas Vina.

Dari perspektif ekonomi perilaku, adopsi QRIS menawarkan efisiensi transaksional yang signifikan. Sistem ini meminimalisir risiko fisik seperti kehilangan uang tunai atau pemalsuan mata uang, sekaligus menyediakan jejak audit digital (digital footprint) yang memudahkan pengguna dalam manajemen pengeluaran pribadi. Hal ini sejalan dengan upaya Bank Indonesia dalam memperluas inklusi keuangan dan mengurangi dominasi uang kartal dalam sirkulasi ekonomi daerah.

Dukungan Penuh Pimpinan Cabang untuk Ekspansi Pasar Digital.

Menyaksikan antusiasme anggota Perwabantt, Pemimpin Bank NTT Cabang Lewoleba, Petrus Soba Lewar, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif edukasi yang dilakukan. Ia menegaskan bahwa kampanye transaksi non-tunai yang dimulai dari lingkungan keluarga pegawai bank merupakan langkah fundamental sebelum diperluas ke masyarakat luas.

"Sebagai pimpinan, saya mendukung penuh ibu-ibu Perwabantt untuk ikut kampanyekan transaksi non-tunai ke tengah masyarakat. Terima kasih Perwabantt sudah memulai kampanyekan transaksi non-tunai di keluarga, tentu bersama suami yang adalah pegawai Bank NTT," ujar Petrus Soba Lewar, Sabtu, ( 04/07).

Petrus menekankan bahwa tugas kolektif seluruh elemen Bank NTT, termasuk keluarga besar pegawai, adalah menawarkan kemudahan layanan kepada nasabah, pelaku UMKM, dan masyarakat umum. Tujuannya adalah agar masyarakat dapat memanfaatkan kanal-kanal layanan digital yang mempermudah transaksi keuangan tanpa harus membawa uang tunai dalam jumlah besar, sehingga tercipta ekosistem ekonomi yang lebih aman dan efisien.

Fransiska Kolin berharap kegiatan ini dapat memicu adaptasi cepat anggota terhadap teknologi pembayaran modern. Ia mengajak anggota yang belum aktif untuk segera menginstal dan mengaktivasi aplikasi B'Pung Mobile, terutama untuk mendukung mobilitas di daerah-daerah yang telah mengadopsi infrastruktur pembayaran digital secara masif.

"Manfaat QRIS sangat besar. Transaksi menjadi lebih aman, tidak perlu membawa banyak uang tunai, terhindar dari risiko uang palsu, dan lebih praktis. Kami berharap ibu-ibu Perwabantt menjadi contoh sekaligus corong informasi bagi masyarakat Lembata dalam memanfaatkan pembayaran digital," tegasnya.

Sebagai standar nasional yang dikembangkan oleh Bank Indonesia, QRIS berperan vital dalam menciptakan ekosistem pembayaran yang terintegrasi, cepat, aman, dan efisien. Melalui pendekatan edukasi yang partisipatif dan dukungan penuh dari manajemen cabang, Perwabantt Cabang Lewoleba berkomitmen untuk mendorong terbentuknya budaya transaksi non-tunai yang inklusif, thereby berkontribusi pada modernisasi ekonomi lokal Kabupaten Lembata.

Pewarta: Sabatani

Editor; redaksi 

KABAR NASIONAL
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image