gambar

Warga Desak BGN Segera Cek Dapur SPPG Yayasan Al Anwar Patereman Modung, Diduga Ada Lima Dapurh Dalam Satu Lokasi

Bangkalan || Wartapers.com  – Sejumlah warga mendesak Badan Gizi Nasional BGN untuk segera melakukan inspeksi dan verifikasi langsung terhadap dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi SPPG yang beroperasi di  Yayasan Al Anwar, Desa Patereman, Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan.

Desakan tersebut muncul menyusul ramainya isu dugaan praktik jual beli titik SPPG yang menjadi perbincangan di berbagai kalangan. Warga meminta BGN turun langsung ke lapangan guna memastikan seluruh operasional dapur telah sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang berlaku.

Menurut informasi yang beredar di masyarakat, terdapat dugaan adanya lima dapur SPPG yang beroperasi dalam satu lokasi. Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan publik mengenai kesesuaian pelaksanaan program dengan aturan yang telah ditetapkan pemerintah.

"Warga hanya meminta kejelasan. Jika memang keberadaan beberapa dapur dalam satu lokasi tersebut sesuai aturan, tentu hasil pemeriksaan BGN nantinya bisa menjadi klarifikasi positif dan menjawab berbagai spekulasi yang berkembang," ujar salah seorang warga.

Namun demikian, masyarakat juga berharap apabila dalam proses pemeriksaan ditemukan adanya pelanggaran atau penyalahgunaan aturan, maka BGN dapat mengambil langkah tegas sesuai ketentuan yang berlaku.

Sejumlah warga bahkan meminta dilakukan audit menyeluruh terhadap pengelolaan dan operasional SPPG tersebut guna memastikan tidak ada praktik yang berpotensi merugikan program pemerintah maupun masyarakat penerima manfaat.

"Kalau memang ditemukan adanya penyimpangan, kami berharap dilakukan audit total. Bahkan bila terbukti melanggar aturan secara serius, pemerintah harus berani mengambil tindakan tegas, termasuk penghentian operasional," ungkap warga lainnya (14/06/2026).

Masyarakat berharap BGN segera merespons aspirasi tersebut dengan melakukan kroscek langsung ke lokasi sehingga polemik yang berkembang dapat segera memperoleh kepastian berdasarkan hasil pemeriksaan resmi.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Yayasan Al Anwar maupun pihak terkait belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut."

Pewarta: MK

Editor: redaksi  

KABAR NASIONAL
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Memuat BERITA UPDATE TERKINI…

𝐖𝐀𝐑𝐓𝐀 𝐋𝐈𝐏𝐔𝐓𝐀𝐍 𝐏𝐎𝐏𝐔𝐋𝐄𝐑

Memuat...