gambar

Sewenang wenang dan Gadaikan Tanah Percaton, Ketua BPD Desak Kades Pesanggrahan Minta Di Copot

Bangkalan || Wartapers.com - Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Pesanggrahan melakukan audiensi ke Kantor Komisi I DPRD Kabupaten Bangkalan Kedatangan BPD ini bertujuan untuk mendesak pencopotan Kepala Desa Kades Pesanggrahan terkait banyaknya keluhan warga atas dugaan penyalahgunaan jabatan dan anggaran.

​Ketua BPD Inisial S. Desa Pesanggrahan menyampaikan bahwa desakan mundur ini dipicu oleh sederet persoalan krusial di desa.

Salah satu poin utama yang dikeluhkan warga adalah masalah Tanah Percaton tanah kas desa yang diduga banyak digadaikan oleh oknum Kepala Desa ​Selain itu, pihak BPD juga menyoroti maraknya pembangunan di bibir pantai yang semakin padat dan diduga diperjualbelikan secara ilegal oleh Kades.

​"Pelayanan publik juga lumpuh. Kantor Balai Desa sering kali kosong, dan para perangkat desa  juga melaporkan tidak menerima gaji dari Kepala Desa," kata Ketua BPD dalam audiensinya,  (22/06/2026).

​Persoalan Dana Desa dan Polindes ​Tak hanya masalah aset desa dan pelayanan, tata kelola Anggaran Dana Desa (DD) juga dinilai tidak transparan Proyek pembangunan Gedung Polindes Pondok Bersalin Desa yang menelan anggaran besar dari Dana Desa dinilai tidak layak dan pengerjaannya tidak melibatkan tokoh masyarakat setempat. 

" Warga menganggap tindakan Kades sudah sangat sewenang wenang warga audiensi di Komisi I DPRD Bangkalan ini, pihak BPD berharap instansi terkait dan penegak hukum segera turun tangan untuk menindak lanjuti tuntutan warga demi memulihkan roda pemerintahan di Desa Pesanggrahan,"Ujanya ketua BPD.

Pewarta: MK

Editor: redaksi 

KABAR NASIONAL
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image