Program Pinjaman UMKM Bunga 0 Persen Disorot, Warga Sebut Peluncuran Terlalu Prematur
Bangkalan || Wartapers.com – Program pinjaman UMKM bunga 0 persen yang diluncurkan Pemerintah Kabupaten Bangkalan pada Senin, 18 Mei 2026, kini menuai kritik dari masyarakat. Program yang sebelumnya digembar-gemborkan sebagai solusi permodalan bagi pelaku usaha kecil itu dinilai berjalan lambat dan belum siap dijalankan secara maksimal.
Sejumlah warga mengaku kecewa setelah berupaya memenuhi berbagai persyaratan administrasi yang diminta. Namun saat mendatangi kantor BPR Bangkalan untuk mengajukan pinjaman, mereka justru mendapat penjelasan bahwa proses belum dapat dilakukan karena masih menunggu Surat Keputusan (SK) Bupati Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai kesiapan program yang telah resmi diluncurkan, (099/06/2026).
Warga menilai pemerintah seharusnya memastikan seluruh regulasi dan perangkat pendukung telah siap sebelum program diumumkan kepada publik.
"Kalau memang SK Bupati belum ada, kenapa program sudah diluncurkan dan dipromosikan secara besar-besaran? Masyarakat akhirnya yang dirugikan karena sudah mengeluarkan biaya dan waktu untuk mengurus persyaratan," keluh salah seorang warga.
Kekecewaan masyarakat bukan tanpa alasan. Banyak pelaku UMKM harus menempuh perjalanan cukup jauh menuju kantor BPR Bangkalan dengan harapan bisa mengakses program tersebut. Selain biaya transportasi, mereka juga harus meninggalkan aktivitas usaha dan pekerjaan sehari-hari. Namun sesampainya di lokasi, pengajuan belum dapat diproses.
Warga menilai kondisi ini menunjukkan lemahnya koordinasi antara pihak-pihak terkait dalam pelaksanaan program. Peluncuran yang dilakukan sebelum seluruh dasar hukum dan mekanisme teknis siap dinilai hanya menimbulkan harapan yang belum bisa diwujudkan.
"Jangan sampai program yang seharusnya membantu rakyat kecil justru membuat masyarakat kecewa. Yang dibutuhkan pelaku UMKM adalah kepastian, bukan sekadar seremoni peluncuran," ujar warga lainnya.
Sejumlah tokoh masyarakat juga mendesak Pemerintah Kabupaten Bangkalan dan pihak terkait untuk segera memberikan penjelasan terbuka mengenai kendala yang terjadi. Mereka meminta adanya kepastian waktu terkait penerbitan SK Bupati dan pelaksanaan program secara efektif di lapangan.
Masyarakat berharap program pinjaman UMKM bunga 0 persen benar-benar menjadi solusi bagi pelaku usaha kecil, bukan sekadar program yang ramai saat peluncuran tetapi belum siap saat masyarakat hendak mengaksesnya. Hingga persoalan ini mendapat kejelasan, kritik terhadap program tersebut diperkirakan akan terus menguat di tengah masyarakat.
Pewarta: MK
Editor: redaksi
