gambar

PH Korban Soroti Lambatnya Respons Dinkes dan IBI, Laporan Hampir Sebulan Belum Jelas Perkembangannya

Bangkalan || Wartapers.com – Tim penasihat hukum (PH) keluarga korban, yang diwakili oleh Hartono, S.H., menyoroti lambatnya respons dari Dinas Kesehatan Dinkes Bangkalan dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Bangkalan terkait laporan dugaan kelalaian pelayanan kesehatan yang telah disampaikan secara resmi hampir satu bulan lalu.

Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan kelalaian pelayanan terhadap bayi baru lahir yang diduga berujung pada kondisi fatal. Namun hingga saat ini, pihak keluarga maupun tim penasihat hukum mengaku belum menerima informasi yang jelas mengenai perkembangan maupun tindak lanjut dari laporan yang telah diajukan.

Menurut Hartono, transparansi dan kejelasan proses penanganan laporan merupakan hak yang seharusnya diperoleh masyarakat, terutama dalam perkara yang menyangkut keselamatan pasien dan dugaan pelanggaran standar pelayanan kesehatan.

"Kami menghormati proses yang sedang berjalan. Namun masyarakat juga berhak mengetahui sejauh mana laporan yang telah diajukan diproses. Jangan sampai laporan yang menyangkut keselamatan pasien terkesan dibiarkan tanpa kepastian," ujar Hartono, S.H.

PH korban menilai bahwa kecepatan respons dan keterbukaan informasi merupakan bagian penting dari akuntabilitas lembaga yang memiliki fungsi pengawasan terhadap pelayanan kesehatan dan profesi tenaga medis.

Oleh karena itu, pihaknya mendesak Dinkes Bangkalan dan IBI Bangkalan untuk segera memberikan penjelasan resmi terkait status laporan yang telah masuk hampir satu bulan tersebut, sekaligus menyampaikan langkah-langkah yang telah dilakukan dalam proses pemeriksaan.

"Laporan ini telah kami sampaikan melalui mekanisme yang resmi. Kami tidak meminta perlakuan khusus. (01/06/2026).

Kami hanya meminta agar laporan tersebut ditangani secara profesional, transparan, objektif, dan memberikan kepastian hukum kepada keluarga korban maupun masyarakat," tegasnya.

Hartono juga mengingatkan bahwa lambatnya tindak lanjut terhadap laporan masyarakat berpotensi menimbulkan persepsi negatif di tengah publik dan dapat mengurangi tingkat kepercayaan masyarakat terhadap sistem pengawasan pelayanan kesehatan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari Dinas Kesehatan Bangkalan maupun IBI Bangkalan terkait perkembangan penanganan laporan dugaan kelalaian pelayanan kesehatan yang telah dilayangkan oleh pihak keluarga korban.

Pewarta: MK

Editor: redaksi 

KABAR NASIONAL
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Memuat BERITA UPDATE TERKINI…

𝐖𝐀𝐑𝐓𝐀 𝐋𝐈𝐏𝐔𝐓𝐀𝐍 𝐏𝐎𝐏𝐔𝐋𝐄𝐑

Memuat...