gambar

Ketimpangan Anggaran MBG Bangkalan: Menu Anak Rp10 Ribu, Pemilik Dapur Untung Jutaan, 'Dadan CS' Diduga Keruk Rp1 Miliar Per Hari

Bangkalan ||Wartapers.com — Program Makan Bergizi Gratis MBG yang digadang-gadang untuk memperbaiki gizi generasi penerus bangsa kini menuai kritik tajam di Kabupaten Bangkalan. Muncul dugaan adanya ketimpangan alokasi anggaran yang sangat mencolok antara kualitas makanan yang diterima siswa dengan keuntungan fantastis yang dinikmati oleh pihak ketiga dan para pemangku proyek.

​Berdasarkan informasi yang dihimpun, anggaran untuk menu makanan per anak sekolah dinilai sangat minim, yakni hanya berkisar Rp10.000 per hari. Angka ini dianggap jauh dari kata layak untuk memenuhi standar gizi yang dijanjikan pemerintah.

​Sebaliknya, aliran dana proyek tersebut justru diduga mengalir deras ke kantong kantong pengusaha dan kelompok tertentu. Pihak pemilik dapur penyedia MBG dikabarkan meraup keuntungan bersih hingga Rp6 juta per hari. 

Angka yang jauh lebih mencengangkan muncul dari lingkar bisnis utama proyek ini yang akrab disebut sebagai 'Dadan CS'—yang diduga berhasil mengantongi keuntungan hingga Rp1 miliar per hari.

​Ketimpangan yang sangat kontras ini memicu gelombang protes dan desakan dari berbagai elemen masyarakat yang menuntut keadilan serta transparansi. Publik kini mempertanyakan urgensi dari program tersebut: apakah MBG ini benar-benar ditujukan untuk memperbaiki gizi anak-anak sekolah yang membutuhkan, atau justru hanya menjadi ladang bisnis demi memperkaya segelintir oknum kapitalis.(8/06/2026).

​"Saatnya kita suarakan keadilan. Awasi dan tanyakan ketidakadilan ini. Jangan sampai anggaran negara yang tujuannya mulia justru berbelok untuk memperkaya diri sendiri," ujar salah satu perwakilan warga yang meminta pengawasan ketat terhadap realisasi proyek ini di lapangan.

​Hingga berita ini diturunkan, masyarakat mendesak pihak terkait dan aparat penegak hukum untuk segera melakukan audit transparan terhadap seluruh rantai pasok dan aliran dana program MBG di Kabupaten Bangkalan guna memastikan tidak ada hak anak-anak yang dikorbankan demi keuntungan sepihak"'.

Pewarta: MK

Editor: redaksi 

KABAR NASIONAL
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Memuat BERITA UPDATE TERKINI…

𝐖𝐀𝐑𝐓𝐀 𝐋𝐈𝐏𝐔𝐓𝐀𝐍 𝐏𝐎𝐏𝐔𝐋𝐄𝐑

Memuat...