gambar

Gunakan Senpi, Pria Asal Robatal Tembak Warga Sampai Terluka

SAMPANG, wartapers.com – Suasana tenang di Dusun Dagian, Desa Sawah Tengah, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang, mendadak jadi mencekam,Minggu,07/06/2026.

Insiden dugaan penganiayaan berat menggunakan senjata api (senpi) dilaporkan terjadi di wilayah tersebut, hingga mengakibatkan seorang warga sipil menderita luka tembak cukup serius dan harus dilarikan ke rumah sakit.

​Peristiwa mencekam itu terjadi sekitar pukul 18.00 WIB tepat di area depan rumah terduga pelaku yang diketahui berinisial GF. Akibat letusan senjata tersebut, korban bernama Ahmad Yulianto (34), seorang pria asal Dusun Ngur Bungur, Desa Tragih, Kecamatan Robatal, langsung tumbang setelah sebutir peluru bersarang di tumit kaki kirinya.

​Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, insiden berdarah ini bermula ketika korban bersama istrinya, Fadilah, mendatangi kediaman GF di Dusun Dagian. Kedatangan pasutri tersebut memenuhi panggilan sepihak dari terduga pelaku yang berniat mengklarifikasi sebuah permasalahan lingkungan.

​"Korban bersama istrinya mendatangi rumah terduga pelaku setelah dipanggil untuk membicarakan dugaan pencurian sandal dan mesin Sanyo," ujar sumber internal kepolisian melalui rilis resmi yang diterima redaksi media ini , Minggu ,07/06/2026.

​Niat baik untuk berkomunikasi justru berujung petaka ketika GF secara sepihak melayangkan tuduhan bahwa Ahmad Yulianto adalah pelaku pencurian barang-barang tersebut. Tak terima dituduh tanpa bukti yang jelas, korban pun melayangkan protes keras hingga memicu adu mulut dan ketegangan hebat di antara kedua belah pihak.

​Situasi yang kian memanas di bawah kendali emosi membuat GF gelap mata. Pria tersebut diduga kuat langsung mengambil sebuah senjata api dan melepaskan satu kali tembakan peringatan ke udara guna mengintimidasi korban, sebelum akhirnya mengarahkan moncong senjata langsung ke tubuh Ahmad Yulianto.

​Tembakan kedua yang dilepaskan GF seketika mengenai tumit kaki kiri korban hingga bersimbah darah. Pasca-kejadian, korban yang terluka parah langsung dievakuasi oleh pihak keluarga dan warga sekitar menuju RSUD Sampang guna mendapatkan penanganan medis darurat.

​Aparat kepolisian dari Satreskrim Polres Sampang yang menerima laporan segera bergerak cepat menuju lokasi untuk menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Hingga saat ini, polisi telah mengamankan satu proyektil peluru sebagai barang bukti utama, sementara penyelidikan mendalam terus dilakukan guna mengungkap motif serta legalitas kepemilikan senjata api yang digunakan pelaku.


Redaksi 

KABAR NASIONAL
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Memuat BERITA UPDATE TERKINI…

𝐖𝐀𝐑𝐓𝐀 𝐋𝐈𝐏𝐔𝐓𝐀𝐍 𝐏𝐎𝐏𝐔𝐋𝐄𝐑

Memuat...