Diduga Asal-Asalan, Proyek Tambal Sulam Jalan Kwanyar-Modung Memakan Korban
Bangkalan, Wartapers.com – Proyek perbaikan jalan dengan metode tambal sulam di jalur Kwanyar Modung, Kabupaten Bangkalan, menuai sorotan tajam Pengerjaan yang diduga tidak sesuai standar teknis tersebut kini telah memakan korban akibat banyaknya material kerikil yang berserakan dan membahayakan pengguna jalan.
Sebuah kecelakaan lalu lintas menimpa seorang bapak dan anaknya saat melintas di kawasan Desa Karanganyar, Kecamatan Kwanyar. Sepeda motor yang mereka kendarai tergelincir setelah hilang kendali akibat melindas taburan batu kerikil yang lepas dari lapisan aspal yang baru saja diperbaiki.
Menurut kesaksian warga setempat, insiden tersebut terjadi karena material tambal sulam tidak merekat dengan sempurna pada lapisan aspal utama Kondisi ini membuat sisa sisa batuan kecil berserakan di sepanjang badan jalan dan menjadi ranjau yang mengintai para pengendara roda dua.
"Perbaikan tambal sulam ini terkesan asal jadi. Banyak batu kerikil yang tidak lengket dengan aspal, sehingga jalannya justru jadi licin dan berbahaya kalau dilewati," ujar salah seorang warga Desa Karanganyar dengan nada kesal.
Warga Merespons kejadian yang membahayakan nyawa masyarakat mendesak ketegasan dari Pemerintah Kabupaten Bangkalan. Warga meminta Penjabat Bupati Bangkalan untuk segera turun tangan dan mengevaluasi total kinerja dinas terkait serta pihak kontraktor yang bertanggung jawab atas proyek tersebut.
Masyarakat berharap adanya pengawasan yang ketat dan berkala di lapangan. Hal ini penting agar proyek infrastruktur jalan tidak sekadar formalitas untuk menggugurkan kewajiban anggaran, melainkan benar benar mengutamakan keselamatan dan kenyamanan rakyat.
Kecelakaan lalu lintas yang menimpa seorang bapak dan anak akibat proyek tambal sulam jalan yang diduga asal asalan, memicu protes dan tuntutan evaluasi dari warga Kecamatan Kwanyar.
Korban seorang bapak dan anaknya, warga Desa Karanganyar yang melayangkan protes, serta Bupati Kabupaten Bangkalan selaku pihak yang didesak bertanggung jawab Jalur Kwanyar Modung, tepatnya di Desa Karanganyar Kecamatan Kwanyar, Kabupaten Bangkalan.
Baru baru ini, sesaat setelah material kerikil mulai mengelupas pascaperbaikan jalan yang masih seumur jagung Karena kualitas pengerjaan yang buruk, di mana aspal tidak merekat dengan sempurna sehingga menyebabkan batu kerikil lepas dan berserakan di badan jalan, (04/6/2026).
Pengendara sepeda motor kehilangan kendali saat melintasi taburan kerikil tajam hingga tergelincir, yang kemudian memicu desakan warga agar Bupati Bangkalan mengevaluasi ketat kontrol kinerja proyek infrastruktur tersebut.
Pewarta: MK
Editor: redaksi
