Bupati Lembata, Kanis Tuaq: Jagung Komoditas Strategis Penopang Pangan dan Peternakan
LEWOLEBA – wartapers.com - Jagung harus menjadi perhatian serius dalam pembangunan sektor pertanian Kabupaten Lembata. Pesan itu disampaikan Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, saat berkunjung ke Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Nubatukan, Kamis (5/6/2026).
Di hadapan para penyuluh pertanian, peternakan, perikanan, serta pendamping program Kementerian Kelautan dan Perikanan, Bupati Tuaq menegaskan bahwa jagung tidak hanya berfungsi sebagai sumber pangan masyarakat, tetapi juga menjadi bahan baku utama mendukung pengembangan sektor peternakan.
"Jagung merupakan komoditas strategis. Selain untuk kebutuhan pangan, jagung juga menjadi bahan baku utama pakan ternak, khususnya ayam dan babi," ujar Bupati.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Lembata terus mendorong peningkatan produksi jagung melalui berbagai program pendampingan dan pemanfaatan teknologi pertanian. Salah satu capaian yang mendapat apresiasi dari Bupati adalah keberhasilan uji coba penanaman jagung dua kali dalam satu musim di lahan seluas 10 hektar di Paobokol yang dijadwalkan panen pada 20 Juni mendatang.
Menurut Bupati, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa produktivitas pertanian dapat terus ditingkatkan apabila didukung oleh pola tanam yang tepat, pendampingan penyuluh, serta pemanfaatan teknologi modern.
Untuk mendukung peningkatan produksi, pemerintah daerah juga telah menyiapkan sejumlah sarana pendukung seperti sensor lahan dan alat semprot bermesin yang saat ini sedang dalam proses pengiriman ke daerah.
Selain mendorong peningkatan produksi jagung, Bupati juga mengingatkan pentingnya modernisasi pertanian. Penggunaan drone penyemprot dan alat mekanisasi lainnya dinilai mampu meningkatkan efisiensi kerja petani sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap tenaga kerja manual.
Dalam dialog tersebut, para penyuluh turut menyampaikan berbagai kendala yang masih dihadapi di lapangan, mulai dari keterbatasan sarana produksi hingga kebutuhan dukungan operasional.
Menanggapi hal itu, Bupati meminta agar berbagai persoalan segera diidentifikasi dan dicarikan solusi bersama demi menjaga produktivitas sektor pertanian.
Ia juga mengajak kelompok tani untuk mulai membangun kemandirian usaha melalui akses Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Menurutnya, petani perlu didorong agar lebih berani memanfaatkan fasilitas perbankan yang memiliki bunga rendah untuk mengembangkan usaha tani secara berkelanjutan.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Lembata dalam memperkuat sektor pertanian sebagai fondasi pembangunan ekonomi daerah.
Dengan menjadikan jagung sebagai salah satu komoditas unggulan, pemerintah berharap ketahanan pangan dan sektor peternakan di Lembata dapat tumbuh lebih kuat pada masa mendatang.
Pewarta: Floni Making
Editor: redaksi
