Antrean Mengular di Bangkalan, Warga Keluhkan Kelangkaan Pertalite dan Dugaan Penimbunan
Bangkalan || Wartapers.com – Antrean panjang kendaraan bermotor kerap menghiasi sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum SPBU di Kabupaten Bangkalan belakangan ini. Warga mengeluhkan sulitnya mendapatkan Bahan Bakar Minyak BBM bersubsidi jenis Pertalite, yang diduga dipicu oleh maraknya aksi penimbunan oleh oknum tidak bertanggung jawab.
Kelangkaan ini berdampak serius pada roda perekonomian masyarakat setempat, khususnya para petani dan nelayan. Selain harus mengantre hingga berjam-jam, warga juga diresahkan oleh lonjakan harga Pertalite di tingkat eceran yang melambung tinggi akibat pasokan di SPBU yang sering kosong.
"Kami sangat kesulitan. Sudah antre lama, sering kali habis. Padahal kami butuh untuk melaut dan mengoperasikan mesin pertanian," keluh salah seorang warga Bangkalan.
Menurut kesaksian sejumlah warga, kelangkaan ini disinyalir terjadi karena adanya pembiaran terhadap pengisian menggunakan jeriken tanpa disertai surat izin resmi dari dinas pertanian atau instansi terkait. Muncul dugaan kuat adanya kerja sama atau "main mata" antara oknum petugas SPBU dengan para penimbun BBM bersubsidi tersebut,(23/06/2026).
Masyarakat Bangkalan berharap pihak berwenang, baik aparat penegak hukum maupun pihak Pertamina, segera turun tangan melakukan pengawasan ketat dan menindak tegas oknum yang bermain agar distribusi Pertalite kembali tepat sasaran.
Perwarta: MK
Editor: redaksi
