Warga dan Forum Pemuda Bangkalan Desak Penertiban Dapur MBG dan SPPG Tak Berizin
Bangkalan || Wartapers.com - Operasional sejumlah penyedia jasa makanan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Bangkalan kini tengah menjadi sorotan tajam. Pasalnya, banyak dari unit usaha dapur tersebut diduga kuat beroperasi tanpa mengantongi izin resmi serta mengabaikan pengelolaan limbah (IPAL).
Munculnya keresahan warga dan desakan dari Forum Pemuda Bangkalan agar penegak hukum serta Dinas Pendidikan (Diknas) segera menindak tegas dapur-dapur penyedia makanan (MBG/SPPG) yang tidak memiliki kelengkapan administratif dan teknis.
Warga sekitar lokasi dapur dan Forum Pemuda Bangkalan. Pihak Teradu Pemilik dapur atau pengelola SPPG yang nakal Pihak Berwenang: Aparat Penegak Hukum (APH), Dinas Pendidikan, dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangkalan.
Beberapa titik di wilayah Kabupaten Bangkalan, Madura, terutama di area pemukiman yang berdekatan dengan lokasi operasional dapur penyedia makanan tersebut.
Aduan mulai mencuat secara masif belakangan ini setelah operasional dapur meningkat, yang kemudian memicu reaksi viral dari para netizen di media sosial.
Operasional tanpa surat izin resmi melanggar aturan usaha Dampak Lingkungan: Ketiadaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) menyebabkan pencemaran lingkungan di sekitar pemukiman warga.
Standar Kesehatan Tanpa izin dan pengawasan, kualitas serta higienitas makanan untuk program gizi tersebut diragukan keamanannya.
Warga melalui Forum Pemuda meminta pihak terkait untuk Turun Lapangan: Melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi-lokasi dapur yang dicurigai Sanksi Tegas.
Menghentikan sementara operasional dapur yang tidak memiliki izin dan IPAL hingga persyaratan dipenuhi Transparansi Meminta Diknas untuk selektif dalam menunjuk mitra penyedia makanan agar program pemerintah tidak tercoreng oleh oknum nakal. (10/05/2026).
Isu ini tengah menjadi perbincangan hangat di kalangan Warganet Bangkalan. Jika tidak segera ditangani, dikhawatirkan dampak limbah akan semakin merusak lingkungan dan mencederai integritas program pemenuhan gizi di daerah tersebut.
Pewarta: MK
Editor: redaksi
