Viral! Seorang Oknum Desa Diduga Menyalah Gunakan Jabatannya
Siak, wartapers.com - Proses Verifikasi Calon Ketua RT diduga hp penghulu manipulasi masa tenggang pendaftaran, warga curiga ada indikasi rekayasa dalam pencalonan ketua RT tersebut.
Proses pencalonan ketua RT di kampung pangkalan pisang kecamatan koto gasip kabupaten Siak,menjadi sorotan publik,pasal nya pencalonan ketua RT di kampung pangkalan pisang dusun Sialang tumbang , menurut informasi yang himpun hanya ada satu calon tunggal di dusun Sialang tumbang.
Pencalonan ketua RT tunggal menjadi buah bibir warga setempat,kemudian pihak aparat desa beserta penghulu melakukan pendaftaran kembali para calon ketua RT,camat koto gasib( Wendy )meminta kepada penghulu dan jajaran nya agar melakukan pembukaan pendaftaran ulang kepada warga yang ingin mencalonkan RT di dusun Sialang tumbang.
Namun sebelum adanya perubahan calon RT,sudah ada salah satu warga yang melakukan pendaftaran melalui kerani desa,warga tersebut andri nenggolan,namun ketika dirinya melakukan pendaftaran pihak desa mengatakan sudah ada calon tingal dan pendaftaran sudah tutup.
Lebih lanjut( Andri nenggolan) pun meninggal kan berkas pendaftaran diri nya di kantor desa,iya berharap ada perubahan data para calon RT.namun setelah adanya perubahan calon RT dan di buka nya pendaftaran ulang,(Andri nenggolan) pun tidak di berikan informasi ada nya pendaftaran tersebut,namun di ketahui (Andri nenggolan) sebelum adanya berubah calon RT iya sudah terlebih dahulu melakukan pendaftaran
Menurut informasi yang beredar para calon RT baru yang melakukan pendaftaran diduga atas perintah penghulu,ada tiga calon RT di dusun Sialang tumbang desa pangkalan pisang.
Namun di balik para calon ketua RT tersebut menuai kecurigaan,(Andri nenggolan) yang lebih dahulu melakukan pendaftaran namun tidak terdaftar dalam undangan tersebut, menurut (Andri nenggolan) saat di konfirmasi wartawan,iya mengungkap secara jelas
Sejumlah para calon RT adalah yang langsung di printah penghulu untuk melakukan pendaftaran, sehingga iya menilai dengan setelah tiga orang calon RT maka dirinya tidak bisa lagi melakukan pendaftaran atau pencalonan.
"Warga menyampaikan samaku agar aku mencalonkan sebagai RT,Tergerak hati atas dukungan masyarakat,Aku langsung menjumpai Kadus. Dengan membawa berkas. Dia bilang sudah tutup, tidak ada penerimaan lagi," ujar nenggolan, Selasa 19/05/2026.
Lebih lanjut (Andri nenggolan) menjelaskan kepada wartawan jika tidak ada berkas yang masuk ke calon RT, meskipun dirinya sebagai calon kandidat.
" Saya bertanya ke desa orang desa bilang belum ada masuk berkas calon RT. Saya mau mencalonkan RT pak. Dia bilang tayak pak kades. Teryata pak kades bilang juga tutup.dia bilang calon RT tunggal. Aku hubungi kembali orang desa dan mengatakan RT tunggal, Aku meninggalkan berkasku di kantor desa," katanya.
Berharap kalau ada perubahan, aku bisa mencalonkan RT. Setelah berapa hari, pencalonan di buka kembali tetapi aku tidak di ikut sertakan padahal mereka tau bahwa aku ikut mencalonkan. Seolah olah aku di halangi " tuturnya.
Selain itu penghulu kampung pangkalan pisang (Budianto) ketika di mintai tanggapan nya dirinya mengatakan para calon yang melakukan pendaftaran harus menemui dirinya baik itu di kantor atau di kediamannya.
"Kalo Andri nenggolan daftar jadi RT kenapa dia tidak datang ke saya kok dia tidak kerumah saya , memang sudah tutup jadi mau di apakan lagi" ujar Budianto cetus penghulu(kades).
Ketika di senggol adanya perubahan calon RT yang mana Andri nenggolan lebih dulu melakukan pendaftaran namun pada kenyataannya berkas pendaftaran (Andri nenggolan) tidak di masukan dalam daftar.
Diduga adanya rekayasa dan manipulasi pendaftaran yang laku kan penghulu ,ada kecurigaan udang di balik batu , apakah hal ini hanya kepentingan pribadi atau demi kepentingan masyarakat.
Camat koto Gasib di minta ambil sikap tegas terkait adanya dugaan rekayasa dan manipulasi pendaftaran peserta calon RT sehingga (Andri nenggolan) pun merasa kecewa terhadap penghulu tersebut.
Pewarta : Wandi
Editor: redaksi
