PDAM Lembata Bidik Surplus 2026, Direktur: Pelayanan Air Bersih Jadi Prioritas Utama

 


Lewoleba, Wartapers.com - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Lembata mulai menata langkah menuju kinerja yang lebih sehat di tahun 2026. Lewat rapat Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) yang digelar bersama Pemerintah Kabupaten Lembata, manajemen PDAM optimistis mampu mencatat surplus sekaligus meningkatkan kualitas layanan air bersih bagi masyarakat.

Direktur PDAM Lembata, Lambertus Ola Hara, menegaskan bahwa fokus utama perusahaan ke depan adalah pembenahan internal yang berdampak langsung pada pelayanan. “Kami menargetkan kondisi keuangan yang lebih baik, tetapi yang paling utama adalah peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Itu yang menjadi prioritas,” ujarnya dalam rapat yang berlangsung di Aula Anton Enga Tifaona, Lewoleba, Selasa, 5 Mei 2026.

Menurut Lambertus, saat ini PDAM masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama tingginya tingkat kehilangan air (Non-Revenue Water/NRW), distribusi yang belum merata, serta jaringan pipa yang mulai menua. Dari kapasitas sumber air sebesar 92 liter per detik, baru sekitar 23,60 liter per detik yang benar-benar sampai ke pelanggan.

“Kesenjangan ini yang sedang kami benahi. Kami akan fokus menekan kebocoran, meningkatkan jumlah pelanggan aktif, serta mengoptimalkan kapasitas produksi yang ada,” jelasnya.

Di sisi keuangan, PDAM memproyeksikan pendapatan tahun 2026 mencapai Rp5,14 miliar dengan beban operasional Rp5,08 miliar. Dari angka tersebut, perusahaan diperkirakan mencatat surplus awal sekitar Rp59,93 juta. Namun, melalui efisiensi dan peningkatan kinerja, surplus itu ditargetkan bisa meningkat hingga Rp415,49 juta di akhir tahun.

Untuk mendukung target tersebut, PDAM juga menyiapkan investasi bertahap sebesar Rp3,6 miliar. Anggaran ini akan difokuskan pada penurunan kehilangan air, pengadaan meter pelanggan, serta pemeliharaan instalasi pengolahan air.

Lambertus menambahkan, kondisi kas perusahaan juga diproyeksikan tetap aman hingga akhir 2026, sehingga program perbaikan bisa berjalan tanpa tekanan keuangan yang berarti.

Sementara itu, dalam rapat yang dihadiri berbagai perangkat daerah, pemerintah juga mendorong penguatan tata kelola serta sinergi lintas sektor, termasuk kerja sama dengan desa dalam pengelolaan sumber air.

Dengan langkah pembenahan yang mulai terarah, PDAM Lembata diharapkan tidak hanya sehat secara finansial, tetapi juga mampu memberikan layanan air bersih yang lebih merata dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.


Pewarta: Sabatani

Editor: redaksi 

KABAR NASIONAL
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Memuat BERITA UPDATE TERKINI…

𝐖𝐀𝐑𝐓𝐀 𝐋𝐈𝐏𝐔𝐓𝐀𝐍 𝐏𝐎𝐏𝐔𝐋𝐄𝐑

Memuat...