Lembata Juara Nasional Penurunan Pengangguran, Bupati Tuaq Bawa Pulang Piala dari Lombok
LEWOLEBA – Wartapers.com - Kabar gembira datang dari Lombok! Kabupaten Lembata resmi dinobatkan sebagai daerah terbaik pertama se-Regional Nusa Tenggara dan Maluku dalam kategori Penurunan Tingkat Pengangguran pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026.
Penghargaan bergengsi ini diterima langsung oleh Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, S.P., di Merumatta Hotel Senggigi, Lombok Barat—mengungguli Kabupaten Alor (peringkat kedua) dan Sikka (peringkat ketiga).
Prestasi ini bukan hasil instan. Tim Kementerian Dalam Negeri melalui Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) telah melakukan validasi lapangan pada 9 April 2026, mengecek langsung program-program ketenagakerjaan yang dijalankan Pemkab Lembata—mulai dari perencanaan, realisasi anggaran, hingga dampak nyata di masyarakat.
Hasilnya? Program yang dijalankan bukan sekadar di atas kertas, tapi benar-benar dirasakan warga: pelatihan kerja, pemberdayaan ekonomi produktif, hingga kolaborasi lintas sektor—pertanian, peternakan, perikanan, dan penguatan peran perempuan.
Salah satu unggulan yang mencuri perhatian adalah ekosistem jagung terpadu: dari penanaman hingga pemasaran, semua dikelola bersama masyarakat, pemerintah, bank, dan pembeli tetap (offtaker). Hasilnya, tak hanya panen meningkat, tapi juga lapangan kerja terbuka lebar.
“Kami membuktikan bahwa keterbatasan anggaran bukan alasan untuk tidak berkarya,” tegas Bupati Tuaq. “Yang penting, programnya menyentuh kebutuhan rakyat dan dijalankan dengan sinergi.”
Penghargaan ini sekaligus menjadi jawaban atas keraguan sebagian pihak soal kinerja pemerintah daerah dalam menangani pengangguran. Melalui penilaian ketat berbasis data dan verifikasi lapangan, Lembata membuktikan bahwa kerja nyata membuahkan hasil nyata.
Kini, Lembata tak hanya dikenal sebagai pulau indah dengan budaya kaya, tapi juga sebagai daerah inovatif yang berhasil turunkan angka pengangguran secara signifikan.
Bagi warga Lembata, ini bukan akhir tapi semangat baru untuk terus maju menuju daerah yang mandiri, produktif, dan sejahtera.
Pewarta: Floni Making
Editor: redaksi
