Kabar Gembira ! , Avenged Sevenfold Kembali Siap Guncang Jakarta International Stadium
JAKARTA, wartapers.com – Grup unit heavy metal raksasa asal Huntington Beach, California, Avenged Sevenfold (A7X), secara resmi mengonfirmasi kehadiran mereka kembali ke Indonesia, Kamis,07/05/2026.
Avenged Sevenfold sukses menggelar konser ke 5 di Stadion Madya Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada 25 Mei 2024 dengan konser bertajuk "The Only Stop In Asia" ini menjadi ajang reuni band asal California tersebut dengan penggemar di Indonesia.
Kini Band metal asal Huntington Beach, Califonia dibentuk pada 1999 dengan genre metal Amerika kembali menggebrak jakarta . Band ikonik logo tengkorak bersayap kalelawar ini dijadwalkan akan menggebrak panggung Jakarta International Stadium (JIS) pada 10 Oktober 2026 mendatang. Konser bertajuk "Where The Bats Ascend" ini menjadi salah satu agenda musik keras paling dinantikan di tanah air. Tahun ini mereka 6 kalinya turun gunung ke Indonesia untuk menggelar konser akbar dengan konsep musik yang lebih menyita lewat karakteristik genre musik metalcore yang banyak diterima ditelinga penggemarnya.
Kehadiran M. Shadows dan kawan-kawan di Jakarta menandai kali keenam band tersebut menginjakkan kaki di panggung Indonesia. Sebagai salah satu vocal penggemar terbesar di dunia, Indonesia dipilih menjadi destinasi utama dalam rangkaian tur global mereka. Momentum ini sekaligus menjadi ajang reuni akbar bagi para "Deathbat Army" (sebutan fans A7X) setelah penantian yang cukup panjang sejak kunjungan terakhir mereka.
Avenged Sevenfold, yang dibentuk pada tahun 1999, membawa formasi terbaiknya untuk memastikan performa maksimal di hadapan puluhan ribu penonton.
Meski sempat mengalami pergantian personel sejak era awal, kekuatan magis dari duet gitar ganda Synyster Gates dan Zacky Vengeance tetap menjadi daya tarik utama. Teknik permainan gitar yang rumit dan harmonis akan menjadi sajian teknis yang memanjakan telinga para penikmat musik distorsi.
Pihak penyelenggara menjanjikan pengalaman visual dan audio yang megah di stadion berskala internasional tersebut. Dengan tata panggung kelas dunia dan sistem suara berkekuatan tinggi, konser ini bertujuan untuk menghidupkan kembali lagu-lagu legendaris dari album City of Evil (2005) dan self-titled (2007). Atmosfer JIS yang ikonik diharapkan mampu menampung energi masif saat lagu-lagu anthem metalcore dan heavy metal dibawakan secara langsung.
Antusiasme penggemar diprediksi akan memuncak mengingat sejarah panjang band ini yang telah menemani berbagai generasi sejak awal tahun 2000-an.
Tidak hanya sekadar hiburan, konser ini dipandang sebagai peristiwa budaya bagi komunitas metal di Indonesia.Ribuan penggemar dari berbagai daerah diperkirakan akan memadati kawasan Jakarta Utara untuk menjadi bagian dari sejarah konser metal terbesar di Indonesia pada tahun 2026.
Terkait akses penonton, panitia telah menetapkan jadwal penjualan tiket yang terbagi menjadi dua tahap. Sesi Deathbat Presale akan dibuka lebih awal pada 6 April 2026 mulai pukul 13.00 WIB bagi anggota komunitas resmi. Sementara itu, kategori General Sale atau penjualan umum akan tersedia pada 8 April 2026 di jam yang sama melalui platform tiket resmi yang telah ditunjuk.
Harga tiket yang ditawarkan cukup bervariasi untuk menjangkau berbagai lapisan penggemar, mulai dari Rp665.000 hingga Rp2,55 juta untuk kategori tertinggi.
Mengingat tingginya permintaan, para penggemar diimbau untuk segera mempersiapkan diri guna mengamankan kursi di tengah lautan massa yang akan menggema di Jakarta International Stadium nanti.
Redaksi
