Jimhur Saros: Sang Penggerak Akar Rumput dan Benteng Keadilan di Tanah Madura

 


Bangkalan || Wartapers.com - Di tengah dinamika pembangunan dan tantangan sosial di Pulau Madura, sosok Drs. Fathur Rahman Said, S.H., atau yang akrab disapa Jimhur Saros, berdiri sebagai figur sentral yang tak terpisahkan dari pergerakan akar rumput. Sebagai advokat senior, jurnalis kawakan, dan aktivis multi-sektor, namanya telah menjadi simbol perlawanan terhadap ketidakadilan serta pengawal marwah rakyat Madura.

Intelektualitas yang Membumi Latar belakang pendidikan Jimhur merupakan perpaduan antara kedalaman spiritual-filosofis dari UIN Sunan Ampel Surabaya (1990) dan ketajaman logika hukum dari Universitas Trunojoyo Madura (1991). Kombinasi ini membentuk karakter kepemimpinan yang kritis, taktis, namun tetap humanis.

Garda Depan Penegakan Hukum dan Kontrol Sosial Saat ini, beliau memegang amanah sebagai Sekretaris Kongres Advokat Indonesia (KAI) DPD Provinsi Jawa Timur. Dedikasinya dalam dunia hukum terbukti melalui pendirian LBH Tjakraningrat serta kepemimpinannya di Law Firm Jimhur Saros dan Partner dan LSM LEMPAR. Ia dikenal sebagai sosok yang berani berdiri di garda terdepan melawan mafia tanah, mengawal hak-hak nasabah perbankan, hingga mengoreksi kebijakan publik yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat kecil.

Peletak Fondasi Pers Madura Sebagai pionir dunia pers di Bangkalan, Jimhur adalah tokoh di balik pendirian PWI Bangkalan serta aktif mengayomi komunitas seperti AJB, KWB, hingga AMSI Jawa Timur. Perannya sebagai pendiri sekaligus Penasihat Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) wilayah Madura menjadi bukti komitmennya dalam menjaga marwah kebebasan pers yang bertanggung jawab Dedikasi Tanpa Batas.

Olahraga, Budaya, dan Inklusivitas Rekam jejak Jimhur melintasi berbagai lini kehidupan. Di bidang olahraga dan seni bela diri, beliau adalah sosok pembina yang dihormati, menjabat sebagai Ketua PTMSI Bangkalan selama 3 periode dan Ketua Perguruan Pencak Silat Jokotole selama 17 tahun.

Dedikasi beliau juga tercatat melalui perannya sebagai Ketua NPCI Provinsi Jawa Timur (dua periode), Ketua PSAI Provinsi Jawa Timur, Ketua KOSTI Bangkalan sejak 2013, serta Penasihat PSMB Persatuan Supranatural Madura Bersatu

Kiprah ini membuktikan kepedulian beliau pada inklusivitas, pelestarian budaya lokal, dan pembinaan atlet.

Penggerak Ekonomi Kerakyatan dan Aktivisme Sosial Keberpihakan Jimhur pada "wong cilik" dibuktikan dengan kepemimpinannya selama tiga periode sebagai Ketua APPSI Bangkalan dan PKL Rampa’ Naong. Di panggung politik daerah, ia tercatat sebagai Deklarator Provinsi Madura (2015) dan Sekjen P4M, yang hingga kini konsisten menyuarakan pembangunan yang adil bagi Pulau Madura.

Presiden Suporter K-Conk Mania Salah satu babak paling berpengaruh dalam kepemimpinannya adalah dunia suporter Sebagai Presiden K-Conk Mania seumur hidup, ia sukses mengubah stigma suporter menjadi gerakan sosial yang produktif. 

Keberhasilannya membawa K-Conk Mania meraih predikat Suporter Terbaik di kasta tertinggi Liga Indonesia pada 2025 menjadi bukti bahwa kepemimpinan yang merakyat mampu memberikan dampak positif bagi kondusivitas dan martabat daerah.

"Tegas, Blak-blakan, dan Independen" Jimhur Saros adalah potret pemimpin yang berdiri di atas kaki sendiri, (23/05/2026).

Ia dihormati karena keteguhannya memegang idealisme pers dan legalitas hukum sebagai landasan utama dalam bertindak. Bagi Jimhur, setiap langkah taktis adalah bentuk tanggung jawab moral kepada masyarakat madura.


Pewarta: MK

Editor: redaksi 

KABAR NASIONAL
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Memuat BERITA UPDATE TERKINI…

𝐖𝐀𝐑𝐓𝐀 𝐋𝐈𝐏𝐔𝐓𝐀𝐍 𝐏𝐎𝐏𝐔𝐋𝐄𝐑

Memuat...