Nekat Ngonten di Jembatan Suramadu , Mobil Berhenti di Jalur Cepat Demi TikTok , Kemana Korlantas..?

 

Bangkalan || Wartapers.com -  Aksi berbahaya demi konten kembali terjadi. Sebuah video viral memperlihatkan seorang kreator TikTok nekat menghentikan mobil di tengah jalur Jembatan Suramadu, memicu gelombang kritik dari warganet.

‎Video yang diunggah akun TikTok @Faiz_syarif tersebut telah ditonton lebih dari 230 ribu kali dan terus menuai perhatian publik. Dalam rekaman berdurasi singkat itu, tampak kendaraan berhenti di area jembatan yang jelas-jelas dilarang untuk aktivitas berhenti, kecuali dalam kondisi darurat.

‎Aksi tersebut langsung menuai sorotan tajam karena dinilai sangat membahayakan. Seperti diketahui, Jembatan Suramadu merupakan jalur vital penghubung antara Surabaya dan Pulau Madura dengan karakter lalu lintas cepat dan padat. Setiap kendaraan yang berhenti mendadak berpotensi memicu kecelakaan beruntun, terutama bagi pengendara di belakang yang tidak siap mengantisipasi.

‎Sejumlah warganet pun meluapkan kekesalan mereka di kolom komentar. Akun @SOMAY BATAGOR OmNdut PROBLNGGO mengingatkan potensi sanksi hukum yang dapat dikenakan. “Awas ada teguran dari pihak berwajib mas, karena berhenti di area situ tidak diperbolehkan,” tulisnya.

‎Kritik lebih keras datang dari akun @Ssnovember11 yang menyoroti aspek keselamatan. “Bukan tempat konten, membahayakan pengendara lain,” ungkapnya singkat namun tegas.(2/04/2026)

‎Sementara itu, akun @NAMAKU INDIK menyayangkan tindakan tersebut yang dinilai minim pertimbangan. “Sangat disayangkan konten kreator seperti sampean tidak bisa berpikir di mana tempat yang layak untuk buat konten,” tulisnya.

‎Gelombang komentar serupa terus berdatangan. Banyak pengguna media sosial menilai fenomena ini sebagai contoh buruk dari konten yang mengabaikan keselamatan demi popularitas. “Konten boleh, tapi keselamatan jangan dilupakan. Jalan tol bukan tempat berhenti,” tulis salah satu netizen lainnya.

‎Fenomena ini mencerminkan tren yang kian mengkhawatirkan, di mana sebagian kreator konten rela mengambil risiko tinggi demi mendapatkan perhatian publik. Padahal, tindakan tersebut tidak hanya membahayakan diri sendiri, tetapi juga pengguna jalan lain yang tidak terlibat.

‎Secara aturan, menghentikan kendaraan di jalan bebas hambatan tanpa alasan darurat merupakan pelanggaran. Dalam ketentuan lalu lintas yang berlaku di Indonesia, pengemudi dilarang berhenti di jalur utama kecuali karena kondisi mendesak seperti kerusakan kendaraan atau keadaan darurat lainnya. Pelanggaran terhadap aturan ini dapat berujung pada sanksi tilang hingga denda.

‎Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Satlantas Polres Bangkalan terkait video viral tersebut. Namun, publik berharap ada tindakan tegas sebagai efek jera agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

‎Peristiwa ini menjadi pengingat keras bahwa ruang publik, khususnya jalan tol dan jalur cepat seperti Jembatan Suramadu, bukanlah tempat untuk eksperimen konten yang berisiko. Kesadaran dan tanggung jawab dalam berkendara tetap harus menjadi prioritas utama demi menjaga keselamatan bersama.


Pewarta :MK

Editor: redaksi 

KABAR NASIONAL
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Memuat BERITA UPDATE TERKINI…

𝐖𝐀𝐑𝐓𝐀 𝐋𝐈𝐏𝐔𝐓𝐀𝐍 𝐏𝐎𝐏𝐔𝐋𝐄𝐑

Memuat...