Diduga Lakukan Penipuan Jasa Interior, Warga Nganjuk Terancam Dilaporkan ke Polisi

SURABAYA || Wartapers.com -  Seorang pria asal Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, berinisial Nyoto (46), warga Dusun Pogoh, Kecamatan Loceret, diduga melakukan penipuan dengan modus menawarkan jasa mebel dan desain interior melalui media sosial.

Nyoto diketahui mengelola akun Instagram bernama nt_interiorr_desaind yang digunakan untuk memasarkan jasa pembuatan interior kepada calon pelanggan. Dalam menjalankan usahanya, ia juga menyewa sebuah gudang produksi mebel yang berlokasi di Jalan Kalilom Lor Timur IV No. 8, Surabaya.

Salah satu korban berinisial RS, yang berprofesi sebagai developer, mengaku mengalami kerugian hingga Rp 60 juta akibat dugaan penipuan tersebut.(17/04/2026).

Menurut keterangan RS, proses komunikasi hingga kesepakatan kerja dilakukan melalui aplikasi WhatsApp. Dalam percakapan tersebut, terduga pelaku meminta pembayaran dengan alasan untuk mempercepat proses pengerjaan proyek.

RS kemudian melakukan transfer uang sebesar Rp 20 juta sebanyak dua kali. Selain itu, ia juga diminta menyerahkan sisa pembayaran sebesar Rp 20 juta secara tunai dengan janji pekerjaan akan segera diselesaikan.

Namun, setelah seluruh pembayaran dilakukan, proyek yang dijanjikan tidak kunjung rampung. Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah proyek milik RS mengalami hambatan bahkan terhenti.

“Semua bukti sudah saya simpan, mulai dari percakapan hingga bukti transfer,” ujar RS.

Atas kejadian tersebut, RS menyatakan akan melaporkan kasus ini kepada pihak kepolisian. Ia berharap langkah tersebut dapat mencegah munculnya korban lain dengan modus serupa.

Meski demikian, RS masih membuka peluang penyelesaian secara kekeluargaan apabila pihak terduga pelaku menunjukkan itikad baik untuk menyelesaikan kewajibannya.

Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati dalam memilih jasa, terutama yang ditawarkan melalui media sosial. Masyarakat diimbau untuk memastikan kredibilitas penyedia jasa sebelum melakukan transaksi guna menghindari potensi penipuan.

Pewarta :MK

Editor: redaksi 

KABAR NASIONAL
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Memuat BERITA UPDATE TERKINI…

𝐖𝐀𝐑𝐓𝐀 𝐋𝐈𝐏𝐔𝐓𝐀𝐍 𝐏𝐎𝐏𝐔𝐋𝐄𝐑

Memuat...