Sukses Menyita Ribuan Masyarakat, Pemerintah Daerah Tunaikan Lewat Parade Combodug 2026

SAMPANG, wartapers.com –  Ribuan masyarakat tumpah ruah memadati sepanjang jalan protokol nasional di Kabupaten Sampang untuk menyaksikan Festival Parade Combodug 2026. Sabtu, 28/03/2026.

Pemerintah Kabupaten ( Pemkab) Sampang tunaikan ajang pertunjukan bergengsi ini melalui musikalisasi khas daerah. Dimana selama dua hari festival digelar di Kabupaten Sampang hingga menjadi pusat perhatian publik. 

Perhelatan musik tradisional yang ikonik ini resmi digelar selama dua hari, mulai tanggal 27 - 28 Maret 2026. Mengusung tema "Atellas e Sampang", ajang bergengsi ini sukses menyulap Kota Bahari menjadi pusat perhatian publik sekaligus destinasi wisata budaya di kancah nasional.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang menginisiasi festival ini sebagai langkah konkret dalam melestarikan musikalisasi khas daerah. Eksistensi parade tahunan ini bukan sekadar seremoni simbolis, melainkan representasi dari semangat menjaga warisan leluhur agar tetap relevan di era modern. Melalui narasi "Harmoni Budaya Bumi Bahari", acara ini berhasil menciptakan magnet luar biasa yang menarik minat wisatawan lokal maupun mancanegara.

Secara resmi, perhelatan akbar ini dilepas langsung oleh Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi, didampingi Kapolres Sampang AKBP Hartono, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) Rudi Kurniawan. 

Dalam sambutannya di panggung kehormatan, Bupati menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh lapisan masyarakat yang telah bahu-membahu menyukseskan acara tersebut. Beliau menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk terus mempertahankan kesenian asli Madura ini sebagai identitas kebanggaan daerah.

"Saya merasa sangat bangga dengan terselenggaranya kegiatan ini. Selama dua hari, kita membuktikan bahwa Kabupaten Sampang sukses menggelar festival kesenian budaya asli Madura dengan megah. Komitmen kami adalah mempertahankan dan meningkatkan kualitas ajang ini setiap tahunnya," ujar H. Slamet Junaidi dengan nada penuh semangat di hadapan ribuan penonton yang bersorak antusias. Sabtu, 28/03/2026.

Tercatat sebanyak 32 grup peserta parade Combodug menunjukkan kebolehan mereka dalam memainkan instrumen musik tradisional Daul. Setiap kontingen tampil memukau dengan aransemen musik yang berbeda-beda, menunjukkan kreativitas tinggi dalam mengolah ritme perkusi.

Persaingan antar peserta tidak hanya terletak pada harmonisasi nada, tetapi juga pada kemahiran mereka dalam menyuguhkan performa yang enerjik dan dinamis.

Daya tarik utama yang mencuri perhatian adalah kemegahan dekorasi kereta musik atau artefak yang digunakan para peserta. Kereta-kereta tersebut dihiasi dengan berbagai karakter unik dan instalasi lampu gemerlap yang menyala indah di tengah kegelapan malam. Perpaduan antara visual yang megah dan dentuman musik tradisional yang ritmis menciptakan suasana malam di Kota Sampang menjadi lebih hidup dan mempesona.

Selain menjadi pesta budaya, festival ini terbukti memberikan dampak ekonomi signifikan bagi warga lokal, khususnya para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Lautan manusia yang hadir menciptakan siklus ekonomi yang berputar cepat, di mana pedagang lokal mendapatkan keuntungan berlipat dari lonjakan pengunjung. Hal ini menjadikan Parade Combodug sebagai momentum krusial bagi kebangkitan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Sampang.

Menutup rangkaian acara, Bupati kembali menekankan pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan selama festival berlangsung. Beliau mengapresiasi masyarakat yang telah menjaga kondusivitas, sehingga pesta budaya ini dapat dinikmati dengan nyaman oleh semua kalangan.

Keberhasilan Festival Parade Combodug 2026 ini diharapkan mampu memperkuat posisi Sampang sebagai kota yang kaya akan harmoni budaya dan kemandirian ekonomi.


Redaksi 

KABAR NASIONAL
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Memuat BERITA UPDATE TERKINI…

𝐖𝐀𝐑𝐓𝐀 𝐋𝐈𝐏𝐔𝐓𝐀𝐍 𝐏𝐎𝐏𝐔𝐋𝐄𝐑

Memuat...