Satlantas Lakukan Mitigasi Rekayasa Arus , Hindari Macet Saat Pelaksanaan Festival Budaya Daerah

 


SAMPANG, wartapers.com  – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sampang resmi memberlakukan skema rekayasa arus lalu lintas besar-besaran guna mengawal pelaksanaan festival Daul Combo dan Daul Dugdug (Combodug).

Kebijakan ini diambil sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi kemacetan total yang berpotensi terjadi selama parade budaya tahunan tersebut berlangsung pada 27–28 Maret 2026.

Pengalihan dan penutupan arus mulai diterapkan sejak Kamis 26/3/2026 pukul 19.00 WIB hingga seluruh rangkaian acara dinyatakan selesai. Langkah ini menjadi krusial mengingat festival Combodug merupakan magnet bagi ribuan massa, sehingga sterilisasi jalan diperlukan demi menjaga keamanan peserta parade maupun kenyamanan pengguna jalan lainnya di pusat kota Sampang.

Secara teknis, pusat kegiatan akan terkonsentrasi di jantung kota dengan Alun-alun Trunojoyo sebagai titik pemberangkatan (start) dan Monumen Sampang sebagai titik akhir (finish). Selama kegiatan berlangsung, sepanjang jalur utama tersebut akan ditutup total bagi kendaraan umum, menciptakan zona khusus pejalan kaki dan peserta festival untuk meminimalisir risiko insiden di lapangan.

Adapun titik penyekatan utama meliputi Simpang 3 Perintis, Simpang 3 Taman Bunga, hingga Simpang 3 Polsek Kota Sampang. Di setiap titik penutupan, personel kepolisian disiagakan secara penuh untuk memandu pengendara beralih ke jalur alternatif yang telah disediakan, guna memastikan tidak ada penumpukan kendaraan di mulut gang atau jalan-jalan kecil.

Bagi pengendara lintas kabupaten dari arah Pamekasan–Sumenep menuju Surabaya–Bangkalan atau sebaliknya, petugas sangat menyarankan penggunaan Jalur Lingkar Selatan (JLS).

Sementara itu, kendaraan berat dengan roda enam atau lebih diwajibkan melalui jalur khusus di luar area perkotaan guna mengurai kepadatan yang kerap menjadi titik jenuh lalu lintas saat festival berlangsung.

Kasat Lantas Polres Sampang, AKP Sulaiman, menegaskan bahwa keberhasilan rekayasa ini sangat bergantung pada kedisiplinan masyarakat.

" Jelas-jelas ini akan membuat pengendara merasa nyaman dan terhindar dari padatnya kemacetan, semua tergantung kedisiplinan masyarakat," tegas Sulaiman Perwira Pertama (Pama) yang beru menjabat sebagai Kasatlantas Polres Sampang tersebut. Kamis,26/03/2026.

Beliau mengimbau para pengguna jalan untuk selalu mematuhi rambu-rambu darurat dan mengikuti arahan petugas di lapangan agar tradisi budaya kebanggaan warga Madura ini dapat berjalan meriah tanpa mengorbankan ketertiban umum.


Redaksi 

KABAR NASIONAL
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Memuat BERITA UPDATE TERKINI…

𝐖𝐀𝐑𝐓𝐀 𝐋𝐈𝐏𝐔𝐓𝐀𝐍 𝐏𝐎𝐏𝐔𝐋𝐄𝐑

Memuat...