Laka Maut Merengut Nyawa Mahasiswi Poltera Asal Pamekasan
SAMPANG , wartapers.com – Kecelakaan maut kembali terjadi di wilayah jalur maut tepatnya di Jalan Raya Taddan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Jawa Timur.
Seorang mahasiswi Politeknik Negeri Madura (Poltera) meninggal dunia di lokasi kejadian setelah sepeda motor yang dikendarainya dihantam oleh sebuah unit mini bus. Senin, 01/03/2026 pagi.
Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 08.30 WIB, tepat di sebelah barat gerbang kampus Poltera. Korban diketahui bernama Yusi Dwi Anggraini (21), seorang mahasiswi asal Dusun Tengah, Desa Pengantenan, Kecamatan Pengantenan, Kabupaten Pamekasan. Saat kejadian, korban tengah mengendarai sepeda motor Honda Scoopy berwarna merah hitam dengan nomor polisi L 5214 CE.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi mata di Tempat Kejadian Perkara (TKP), kecelakaan bermula saat sebuah mini bus bernomor polisi M 7107 UN melaju dari arah timur menuju ke barat. Kendaraan roda empat tersebut dikemudikan oleh Fauzi (40), warga Dusun Pangrenduh, Desa Gulbung, Kecamatan Pengarengan, Kabupaten Sampang.
Di saat yang bersamaan, korban Yusi yang berada di jalur yang sama diduga hendak melakukan manuver putar balik untuk menuju area kampus . Namun, karena jarak antar kendaraan yang sudah terlalu dekat, tabrakan hebat pun tidak terhindarkan. Pengemudi mini bus disinyalir tidak memiliki ruang yang cukup untuk melakukan pengereman mendadak.
"Korban hendak menyeberang atau putar balik, tapi dari arah belakang mini bus melaju cukup kencang. Karena jaraknya sudah sangat mepet, mini bus langsung menghantam motor korban hingga terseret," ujar salah satu warga yang berada di lokasi saat kejadian.
Akibat benturan keras tersebut, tubuh korban beserta sepeda motornya masuk ke kolong mini bus. Kondisi sepeda motor korban mengalami kerusakan parah atau ringsek berat. Sementara itu, mini bus mengalami kerusakan signifikan pada bagian bemper depan akibat hantaman yang sangat kuat.
Saksi di lokasi mengungkapkan bahwa mahasiswi malang tersebut meninggal dunia di tempat dengan kondisi yang memprihatinkan. Korban mengalami luka berat pada bagian kepala dan menderita patah tulang di bagian paha.
Melihat peristiwa tersebut, sontak warga setempat dan pengendara lain berhenti di lokasi ikut mengevakuasi jasad korban ke rumah sakit terdekat sebelum diserahkan kepada pihak keluarga di Pamekasan.
"Korbannya mahasiswi Poltera asal Pamekasan. Luka parah di kepala dan kaki patah, motornya hancur tepat berada di bawah kolong bus," tambah saksi yang enggan disebutkan namanya tersebut dengan nada bergetar. Senin,01/03/2026.
Insiden ini sempat menyebabkan arus lalu lintas di Jalan Raya Taddan mengalami kemacetan panjang. Banyak pengendara dan warga sekitar yang berhenti untuk melihat kondisi korban. Warga setempat menyebut lokasi tersebut sebagai "jalur maut" karena kondisi jalan yang lurus seringkali membuat pengendara memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi tanpa kewaspadaan ekstra.
Warga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat melintasi jalur Taddan, terutama di titik-titik rawan kecelakaan di sekitar area kampus.
Redaksi
