Kunjungi Lembata, Kantor Imigrasi Maumere Terima Dukungan Penuh Pemkab untuk Program Desa Binaan
LEWOLEBA, Wartapers.com – Kunjungan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Maumere ke Kabupaten Lembata berbuah dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Lembata terhadap peluncuran Program Desa Binaan Imigrasi yang bertujuan memperkuat edukasi dan perlindungan hukum keimigrasian bagi masyarakat desa, Senin, 3 Maret 2026. Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Maumere, Mummad Setiawan, bersama jajaran diterima langsung Wakil Bupati Lembata, H. Muhamad Nasir.
Pertemuan tersebut membahas langkah strategis implementasi program Desa Binaan Imigrasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat desa mengenai prosedur keimigrasian yang sah dan aman yang juga difokuskan pada pencegahan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM), Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), serta penyalahgunaan dokumen perjalanan seperti paspor.
“Kami ingin memastikan bahwa warga Lembata yang ingin merantau atau bekerja ke luar negeri dapat melakukannya melalui jalur yang sah, terhindar dari praktik ilegal, dan dilindungi oleh hukum. Program Desa Binaan ini sangat relevan untuk mendukung tujuan tersebut,” ujar Mummad Setiawan.
Ia menjelaskan, program ini sebelumnya telah diterapkan di sejumlah daerah seperti Maumere, Ende, dan Flores Timur. Kabupaten Lembata menjadi wilayah berikutnya yang diprioritaskan, terutama desa-desa dengan potensi pekerja migran cukup besar atau yang rawan terhadap keberangkatan non-prosedural.
Mummad Setiawan juga melaporkan bahwa pihaknya telah melaksanakan pelayanan pembuatan dan pergantian paspor pada 27–28 Februari 2026 di Mall Pelayanan Publik Kabupaten Lembata. Layanan tersebut mendapat respons positif karena memudahkan masyarakat dalam mengurus dokumen tanpa harus ke luar daerah.
Wakil Bupati Lembata, H. Muhamad Nasir, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan kolaborasi yang terus terjalin antara Pemkab Lembata dan Kantor Imigrasi Maumere.
“Kami sangat mendukung program ini karena sejalan dengan komitmen kami untuk melindungi masyarakat Lembata. Kami berharap dengan adanya kolaborasi ini, masyarakat kami dapat bekerja ke luar negeri dengan aman dan sesuai peraturan,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa Pemda Lembata siap memfasilitasi pelaksanaan program hingga ke tingkat desa agar edukasi dan layanan keimigrasian dapat diakses lebih luas oleh masyarakat.
Dengan dukungan tersebut, Program Desa Binaan Imigrasi diharapkan menjadi langkah strategis dalam membangun kesadaran hukum masyarakat sekaligus memperkuat perlindungan bagi pekerja migran asal Lembata.
Pewarta: Floni Making
Editor: redaksi
