Ketua DPRD Lembata: Momentum 7 Maret Mengingatkan Perjuangan Sejarah dan Semangat Membangun Daerah
LEWOLEBA , wartapers.com – Ketua DPRD Kabupaten Lembata, Syafrudin Sira Purab, menegaskan bahwa tanggal 7 Maret merupakan momentum sejarah penting bagi masyarakat Lembata yang tidak boleh dilupakan oleh generasi masa kini.
Menurut Syafrudin, tanggal tersebut mengingatkan masyarakat pada perjalanan panjang perjuangan para tokoh dan rakyat yang dengan pengorbanan dan tekad kuat memperjuangkan kemajuan daerah.
“7 Maret adalah hari yang memiliki makna sejarah bagi masyarakat Lembata.
Momentum ini mengingatkan kita pada perjalanan panjang perjuangan, pengorbanan, serta tekad para tokoh dan masyarakat yang berjuang demi kemajuan daerah,” kata Syafrudin dalam pernyataannya memperingati momentum sejarah 7 Maret 1954, Jumat (7/3).
Ia menegaskan bahwa peringatan ini tidak hanya sekadar mengenang masa lalu, tetapi juga menjadi pengingat bagi generasi sekarang untuk terus melanjutkan semangat persatuan, kerja keras, dan kecintaan terhadap tanah Lembata.
Menurutnya, dari sejarah yang telah dilalui, masyarakat dapat belajar bahwa pembangunan daerah tidak lahir secara instan, tetapi melalui kebersamaan, keberanian, dan komitmen bersama untuk memperjuangkan kesejahteraan rakyat.
“Dari sejarah kita belajar bahwa pembangunan daerah lahir dari kebersamaan, keberanian, dan komitmen untuk memperjuangkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Syafrudin juga menyampaikan harapannya agar momentum 7 Maret menjadi inspirasi bagi seluruh elemen masyarakat Lembata untuk terus bersatu dalam membangun daerah.
Ia mengajak generasi muda agar tidak melupakan sejarah perjuangan para pendahulu, tetapi menjadikannya sebagai sumber motivasi untuk bekerja dan berkarya bagi kemajuan Lembata.
“Harapan saya, momentum sejarah ini semakin memperkuat persatuan masyarakat Lembata. Dengan dukungan seluruh rakyat, pemerintah daerah dan DPRD dapat terus bekerja membangun Lembata menuju masa depan yang lebih maju, sejahtera, dan bermartabat,” pungkas politisi Partai Demokrat ini.
Pewarta: Floni Making.
Editor: redaksi
