Sambungan Suramadu Retak, DPRD Jatim Minta Pemerintah Bertindak Cepat

Bangkalan  ||  Wartapers.com - Anggota DPRD Jatim Mohammad Nasih Aschal menyoroti kerusakan sambungan Jembatan Suramadu yang dinilai mengkhawatirkan. Ia mendesak pemerintah pusat segera melakukan evaluasi dan perawatan menyeluruh demi keselamatan pengguna jalan.

Sejumlah tokoh masyarakat dan warga berkumpul di atas dan sekitar badan Jembatan Suramadu saat menggelar aksi dan doa bersama, dengan latar bentang kabel penyangga jembatan yang menghubungkan Surabaya dan Madura. Kegiatan tersebut menarik perhatian pengguna jalan dan aparat yang turut melakukan pengamanan di lokasi.

Anggota DPRD Jawa Timur, Mohammad Nasih Aschal, menyampaikan keprihatinannya atas laporan kerusakan yang dinilai semakin mengkhawatirkan dan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Politikus yang akrab disapa Ra Nasih itu menegaskan, sebagai infrastruktur vital penghubung Pulau Jawa dan Madura, kondisi Suramadu tidak boleh diabaikan. Ia menyampaikan hal tersebut saat ditemui dalam kegiatan serap aspirasi di Kecamatan Kamal, Bangkalan, Jumat (13/02/2026).

“Ini sangat memprihatinkan dan miris. Sebagai infrastruktur utama yang menghubungkan Pulau Jawa dan Madura, kondisi sambungan Jembatan Suramadu sangat vital untuk keselamatan dan kelancaran arus transportasi. Namun saat ini banyak laporan mengenai kerusakan dan penurunan kualitas struktur jembatan yang bisa membahayakan pengendara,” ujarnya.

Menurut Ra Nasih, terdapat laporan adanya retakan di beberapa bagian sambungan jembatan. Jika tidak segera ditangani, kondisi tersebut dikhawatirkan dapat mengganggu fungsi konstruksi secara keseluruhan. Ia mengingatkan, volume kendaraan yang terus meningkat setiap hari harus diimbangi dengan evaluasi teknis dan perawatan rutin yang terukur.

Ia juga menyinggung kebijakan penghapusan tarif tol Suramadu setelah pencabutan Peraturan Presiden terkait. Menurutnya, kebijakan tersebut seharusnya diikuti dengan skema pemeliharaan yang lebih serius dari pemerintah pusat.

“Jika saya bisa mengatakan ekstrem, ini hanya sekadar pemanis dalam kebijakan pencabutan yang akhirnya malah membuat pemeliharaan jembatan ini tidak optimal. Kita mendorong pemerintah pusat agar secara serius memberikan perhatian terhadap Jembatan Suramadu, karena ini sudah menjadi salah satu ikon nusantara,” tegasnya.

Ra Nasih turut mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan apabila menemukan kerusakan pada infrastruktur publik, termasuk Suramadu. Menurutnya, partisipasi publik sangat penting untuk mempercepat respons pemerintah terhadap potensi bahaya.

“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga infrastruktur ini. Keterlibatan masyarakat dalam melaporkan kondisi jembatan sangat dibutuhkan,” tambahnya.

Ia memastikan DPRD Jawa Timur akan memfasilitasi komunikasi antara masyarakat dan instansi terkait agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin. Ra Nasih berharap pemerintah segera menyusun langkah perbaikan dan pemeliharaan komprehensif guna menjamin keselamatan pengguna jalan. ungkapnya ".

Pewarta :MK

Editor: redaksi 

KABAR NASIONAL
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Memuat BERITA UPDATE TERKINI…

𝐖𝐀𝐑𝐓𝐀 𝐋𝐈𝐏𝐔𝐓𝐀𝐍 𝐏𝐎𝐏𝐔𝐋𝐄𝐑

Memuat...