Pentas Seni TK Islam Yayasan Istanah Miftahun Najah Desa Soket Laok Dusun Gundul
Bangkalan || Wartapers.com - Murid TK sedang anak pentas menari diatas panggung (behrul ulum) dipenuhi tawa riang, tepuk tangan, dan sorak sorai yang penuh semangat. Pentas Seni TK A, miftahun najah Dusun Gundul Desa Soket laok kecamatan tragah kabupaten bangkalan jawa timur, kembali digelar, menghadirkan penampilan luar biasa dari para murid yang tampil dengan penuh antusias dan percaya diri.
Kegiatan tahunan ini tidak hanya menjadi ajang ekspresi seni, tetapi juga sebagai bagian penting dari pendidikan karakter dan tumbuh kembang murid usia dini. Dengan menari, bernyanyi, dan bermain peran, anak-anak tidak hanya menunjukkan kemampuan mereka di atas panggung, tapi juga belajar tentang keberanian, kerja sama, dan ekspresi diri yang positif.
Lebih dari Sekadar Tampil di Atas Panggung Para orang tua sedang menonton anaknya tampil di depan panggung.
Bagi sebagian orang, pentas seni mungkin terlihat sederhana. Namun bagi murid-murid usia dini, tampil di hadapan banyak orang adalah sebuah pencapaian besar. Di balik setiap gerakan tari dan lirik lagu yang dinyanyikan, ada proses panjang yang penuh pembelajaran: mulai dari melatih keberanian, membiasakan diri dengan jadwal latihan, hingga belajar disiplin dan bekerja sama dengan teman-teman sekelompok.
Pentas seni ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan di TK miftahun najah soket gundul tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga memperhatikan pengembangan emosional dan sosial anak. Di atas panggung, para murid diberi ruang untuk tampil sebagaimana mereka adalah: penuh energi, spontan, dan jujur dalam berekspresi.
Pembentukan Karakter Sejak Dini Melalui Pentas Seni di TK Yayasan miftahun najah Seni memiliki tempat istimewa dalam dunia pendidikan anak usia dini. Melalui seni, anak-anak dapat mengembangkan imajinasi, memperkaya kosakata, serta menanamkan nilai-nilai penting seperti keberanian, kerja sama, dan empati. Dalam pentas ini, setiap kelompok tampil dengan teman yang mengangkat nilai-nilai Islami dan kebajikan universal.
Ada yang menampilkan drama sederhana tentang pentingnya saling menolong, ada pula yang menyanyikan lagu-lagu adat madura dan cinta tanah air. Setiap penampilan dipersiapkan dengan cermat oleh para guru, yang selama berminggu-minggu membimbing murid dengan penuh kesabaran dan kasih sayang.
Peran Penting Guru dan Orang Tua Bentuk kasih sayang orang tua kepada salah satu murid, Kesuksesan kegiatan ini tak lepas dari peran besar Bapak/Ibu guru yang dengan setia membimbing murid dari proses latihan hingga hari pelaksanaan. Mereka bukan hanya mendampingi secara teknis, tetapi juga menjadi penyemangat saat anak-anak merasa grogi atau kelelahan. Dukungan ini menunjukkan bahwa pendidikan adalah kerja kolaboratif yang dilandasi cinta dan kepercayaan.
Tak kalah penting adalah peran orang tua. Kehadiran dan dukungan Ayah dan Bunda saat pentas berlangsung menjadi dorongan luar biasa bagi para murid. Sorak dukungan dari bangku penonton tak hanya membakar semangat anak-anak, tapi juga mengukuhkan rasa percaya diri mereka. Momen ini menjadi pengalaman berharga yang akan diingat sepanjang hidup.
Setiap langkah kecil di atas panggung adalah bagian dari proses besar dalam membentuk pribadi yang utuh pribadi yang kreatif, percaya diri, beradab, dan siap menjadi generasi pemimpin masa depan yang cinta Islam.
berjalan dengan lancar dan penuh kebahagiaan. Semoga kegiatan ini tidak hanya menjadi kenangan manis, tetapi juga pijakan awal dalam perjalanan tumbuh kembang anak-anak menuju pribadi yang unggul.
Terima kasih kepada semua pihak yang telah menyukseskan acara ini para guru yang luar biasa, orang tua yang mendukung sepenuh hati, dan tentu saja, para murid yang telah memberikan warna dan semangat dalam setiap penampilannya.
Pentas boleh usai, tetapi semangat belajar dan berekspresi akan terus hidup di hati anak-anak hebat ( kamis /12/02/2026).
Pewarta :MK
Editor; redaksi
