Para pekerja Konstruksi PT Anugerah Mandiri Kembali Melakukan Aksi Damai Di Depan RSD K.R.M.T. Wongsonegoro
Semarang || Wartapers.com - Para pekerja konstruksi PT Anugerah Mandiri kembali melakukan aksi damai di depan RSD K.R.M.T. Wongsonegoro (RSWN) Kota Semarang, Minggu (1011/2025)
Semarang Jateng Puluhan pekerja yang tergabung dalam PT Anugerah Mandiri kembali menggelar aksi damai di depan RSD K.R.M.T. Wongsonegoro (RSWN) Kota Semarang.
Aksi tersebut digelar untuk menuntut pembayaran upah kerja selama dua bulan yang hingga kini belum dibayarkan oleh pihak manajemen dan rekanan rumah sakit.
Pendamping owner PT Anugerah Mandiri, Zainal Abidin, mengatakan aksi ini merupakan bentuk perjuangan para pekerja untuk menuntut hak mereka yang hingga kini belum juga diterima Total tunggakan yang belum dibayarkan mencapai Rp2,2 miliar.
"Kami melaksanakan aksi kembali di RSWN karena sampai saat ini tuntutan kami masih belum terpenuhi dan hak-hak kami juga belum dibayarkan.
Kami akan terus mengawal keadilan ini sampai hak-hak para pekerja terbayarkan,” ujar Zainal saat ditemui di lokasi aksi.
Menurut Zainal, pihaknya menuntut kepada manajemen RSWN dan pihak rekanan proyek PT Wayu Prima, agar segera membayar upah para pekerja yang telah menyelesaikan pekerjaan di gedung rumah sakit tersebut.
"Tuntutan kami jelas, yaitu bayar dan bayar. Kami akan terus menuntut dan mengawal keadilan ini sampai semua hak kami dibayarkan,” tegasnya.
Selain aksi damai, pihak PT Anugerah Mandiri juga berencana menempuh jalur hukum apabila tidak ada itikad baik dari pihak manajemen dan rekanan.
“Upaya hukum itu ada, tapi untuk saat ini kami masih berharap bisa diselesaikan secara mediasi dengan baik Namun bila tetap tidak ada respon positif, langkah hukum akan kami tempuh,” jelas Zainal.
Ia menegaskan, aksi yang dilakukan hari ini bersifat damai dan tidak bertujuan mengganggu aktivitas pelayanan rumah sakit.
Pewarta: MK
Editor: redaksi

