Direksi Baru Bank NTT Resmi Dilantik, Siap Perkuat Transformasi dan Kinerja Bank Daerah
Kupang , wartapers.com - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melkiades Laka Lena Langsung melantik jajaran Dewan Komisaris dan Direksi baru PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT).
Pelantikan tersebut berlangsung di Aula Fernandez, Lantai VI Kantor Gubernur NTT, pada Kamis (13/11/2025).
Dalam upacara yang berlangsung penuh haru, Gubernur Melki Laka Lena secara resmi melantik Charlie Paulus sebagai Direktur Utama, didampingi Rahmat Saleh (Direktur Umum dan SDM), Aloysius RA Geong (Direktur Kredit), Heru Helbianto (Direktur Dana dan Treasury), dan Stefanus Donny Heatubun sebagai Komisaris Utama.
Dalam upacara pelantikan, para pejabat baru mengucapkan sumpah jabatan. Gubernur Melki Laka Lena menegaskan bahwa tanggung jawab yang diemban bukan hanya kepada perusahaan, melainkan juga kepada bangsa dan negara Republik Indonesia, termasuk menjaga dan menegakkan Pancasila serta Undang-Undang Dasar 1945.
Dalam sambutannya, Gubernur Melki Laka Lena menyampaikan harapan agar para pejabat yang baru dilantik mampu menjalankan amanah besar tersebut dengan penuh tanggung jawab.
Gubernur Melki Laka Lena menekankan bahwa transformasi Bank NTT bukan semata pergantian orang, melainkan pembangunan sistem kerja, budaya organisasi, dan tata kelola baru yang transparan dan akuntabel.
"Kita ingin membangun kepemimpinan yang melayani, bekerja dengan data dan strategi yang baik, serta berpikir dengan cara baru. Transformasi ini adalah simbol perubahan menuju Bank NTT yang sehat, efisien, dan berorientasi pada rakyat,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Melki Laka Lena juga menetapkan lima fokus utama bagi manajemen baru untuk memperkuat peran Bank NTT sebagai motor penggerak ekonomi daerah:
1. Menegakkan tata kelola yang baik dengan disiplin dan keteladanan.
2. Menata kembali jaringan dan layanan perbankan agar tumbuh sehat dan berkelanjutan berbasis potensi lokal.
3. Meningkatkan literasi dan inklusi keuangan hingga pelosok NTT melalui digitalisasi layanan.
4. Memperkuat permodalan dan manajemen risiko agar mampu bersaing di tingkat regional dan nasional.
5. Membangun sinergi dengan pemegang saham—pemerintah kabupaten/kota, Bank Jatim, dan masyarakat—agar setiap keputusan mencerminkan kepentingan publik.
Menurutnya, Bank NTT selama ini dikenal sebagai bank kebanggaan masyarakat Nusa Tenggara Timur, hadir hingga ke pelosok-pelosok desa.
Kini, di bawah kepemimpinan baru, harapan pun menguat: agar bank ini bukan hanya tempat menyimpan uang, tetapi mitra yang tumbuh bersama rakyat, membantu petani, nelayan, pengrajin, dan pelaku usaha kecil menapaki jalan sejahtera.
Pelantikan direksi baru ini menjadi sinyal kuat komitmen Pemerintah Provinsi NTT dalam memperkuat fondasi tata kelola dan pelayanan Bank NTT untuk menjadi lembaga keuangan daerah yang modern, sehat, dan berdaya saing tinggi.
Pewarta: unny
Editor: redaksi

