Suasana Pelaksanaan Karapan Sapi Di Bangkalan Kambali Diwarnai Polemik, Wartawan di Larang Meliput

Bangkalan || wartapers.com -  Suasana pelaksanaan karapan sapi di Kabupaten Bangkalan kembali diwarnai polemik. Sejumlah awak media yang hendak meliput kegiatan tradisi tahunan tersebut mengaku tidak diperbolehkan masuk ke area utama oleh penjaga pintu gerbang.

Salah satu jurnalis lokal menuturkan, dirinya bersama beberapa rekan media telah menunjukkan identitas pers dan menyampaikan maksud untuk meliput, namun penjaga gerbang menolak dengan alasan hanya media tertentu yang diizinkan masuk.

“Penjaganya bilang, yang boleh masuk hanya Media RRI dan Jatim TV. Media lain tidak diperkenankan,” ujar salah satu wartawan yang enggan disebut namanya. Minggu 18/10/2025.

Kondisi ini menimbulkan tanda tanya di kalangan jurnalis daerah. Pasalnya, kegiatan karapan sapi merupakan agenda publik dan budaya masyarakat Madura yang seharusnya dapat diliput secara terbuka oleh semua media tanpa diskriminasi.

Beberapa awak media menilai, pembatasan akses liputan seperti ini mencederai prinsip keterbukaan informasi publik serta bertentangan dengan semangat kebebasan pers sebagaimana dijamin dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari panitia pelaksana atau pihak keamanan terkait kebijakan pembatasan tersebut. Sementara itu, di lapangan, penjagaan di pintu masuk arena karapan sapi tampak diperketat, dan hanya beberapa media tertentu yang terlihat membawa peralatan peliputan di dalam area. (19/10/2025).


Pewarta :MK

Editor: redaksi 

KABAR NASIONAL
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Memuat BERITA UPDATE TERKINI…

𝐖𝐀𝐑𝐓𝐀 𝐋𝐈𝐏𝐔𝐓𝐀𝐍 𝐏𝐎𝐏𝐔𝐋𝐄𝐑

Memuat...