Legislatif Lembata Dukung Penuh Program MBG Prabowo: Harus Sampai ke Sekolah Terpencil

 


Lembata, wartapers.com - Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Lembata, Langobelen Gewura Fransiskus, menegaskan dukungan penuh lembaga legislatif terhadap implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi program prioritas Presiden RI terpilih, Prabowo Subianto. Ia menyebut, program ini wajib dilaksanakan di seluruh jenjang pendidikan tanpa pengecualian.

Gewura menanggapi isu yang beredar di sejumlah daerah yang menyuarakan penghentian program MBG akibat insiden siswa keracunan usai mengonsumsi makanan yang disediakan. Ia menegaskan, kejadian semacam itu tidak bisa digeneralisir atau dijadikan alasan untuk mendiskreditkan program nasional yang baik ini.

“Kalau ada daerah yang bermasalah, maka solusinya adalah meningkatkan pengawasan dan evaluasi, bukan menghentikan programnya,” ujar Gewura, Senin, 4/8/05. Ia menambahkan, MBG adalah bentuk komitmen negara dalam meningkatkan kualitas gizi generasi penerus bangsa.

Menurut Gewura, pemerintah daerah wajib menjalankan program ini dengan serius. Salah satu caranya adalah dengan mengintensifkan fungsi koordinasi dan pengawasan terhadap dapur-dapur penyedia makanan di sekolah-sekolah. Ia menekankan pentingnya niat tulus dalam menjalankan program tersebut.

“Penyedia makanan MBG harus menyadari bahwa ini pekerjaan kemanusiaan. Bukan hanya soal uang dan belanja menu seadanya. Harus ada kesadaran bahwa makanan itu diberikan kepada anak-anak kita sendiri,” tegasnya.

Ia mengingatkan agar tidak ada penyedia jasa makanan yang berspekulasi demi keuntungan instan. Program MBG harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan integritas moral, karena menyangkut masa depan anak-anak Indonesia.

Gewura juga mengingatkan Pemda agar fokus memastikan bahwa semua sekolah, termasuk di wilayah terpencil dan terluar, mendapatkan pelayanan MBG. “Kalau baru anak-anak di kota yang menikmati, itu sangat disayangkan. Skema pelaksanaannya harus disesuaikan dengan kondisi geografis daerah masing-masing,” katanya.

Ia menambahkan, program MBG juga berpotensi menjadi penggerak ekonomi lokal jika dikelola dengan tepat. Pemda bisa mendorong keterlibatan petani, nelayan, dan peternak lokal dalam penyediaan bahan makanan.

“Ikan, sayur, telur, buah-buahan, dan bahan lokal lainnya harus berasal dari masyarakat sendiri. Dengan begitu, ada efek ekonomi yang langsung dirasakan warga,” kata Gewura.

Peningkatan pendapatan masyarakat melalui pengadaan bahan makanan lokal untuk MBG, lanjutnya, bisa mendukung kesejahteraan dan menekan angka kemiskinan di daerah.

“Sekali lagi, ini program prioritas Presiden. Pemda harus serius. Jangan sibuk merancang program-program baru yang belum tentu terwujud, sementara program nasional yang jelas-jelas menyentuh rakyat malah diabaikan,” tandas Gewura.


Pewarta: sabatani

Editor: redaksi 

KABAR NASIONAL
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Memuat BERITA UPDATE TERKINI…

𝐖𝐀𝐑𝐓𝐀 𝐋𝐈𝐏𝐔𝐓𝐀𝐍 𝐏𝐎𝐏𝐔𝐋𝐄𝐑

Memuat...