Modernisasi Pertanian Sampang: Puluhan Hand Traktor Disalurkan untuk Kelompok Tani


SAMPANG , wartapers.com  – Upaya modernisasi sektor pertanian di Kabupaten Sampang terus digalakkan. Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertan KP) Kabupaten Sampang secara resmi menyerahkan 59 unit hand traktor kepada sejumlah kelompok tani di wilayahnya. Penyaluran bantuan alat mesin pertanian (alsintan) ini bertujuan utama untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi kerja petani dalam mengolah lahan, sekaligus mendorong pertanian yang lebih maju dan mandiri. Selasa 01/07/2025.



Bantuan hand traktor ini bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun Anggaran 2025, menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mengalokasikan dana untuk sektor vital ini. Sebanyak 59 unit hand traktor tersebut disalurkan kepada kelompok tani aktif yang memang membutuhkan alat pengolahan lahan, memastikan bahwa bantuan ini tepat sasaran dan memberikan dampak nyata di lapangan.



Kepala Dispertan KP, Ir. Suyono, melalui Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura, H. Nurdin, menegaskan bahwa penyerahan hand traktor ini bukan sekadar program seremonial.



 "Kami tidak ingin alat ini hanya menjadi pajangan di gudang kelompok tani. Harus dipakai, dirawat, dan dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung kerja-kerja di lapangan," ujar H. Nurdin. Pernyataan ini sekaligus menjadi penekanan agar alat tersebut benar-benar dioptimalkan oleh para petani.



Menurut H. Nurdin, keberadaan hand traktor ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan mendasar petani dalam mempercepat proses tanam dan panen, serta menekan beban kerja yang selama ini masih mengandalkan cara-cara tradisional. Pemerintah berharap modernisasi alat pertanian ini dapat secara signifikan mengurangi ketergantungan pada tenaga manual dan meningkatkan efisiensi waktu serta biaya produksi.



Lebih lanjut, H. Nurdin mengimbau agar kelompok tani penerima bantuan menyusun jadwal penggunaan alat secara bergiliran dan adil di antara anggotanya. Ini bertujuan agar seluruh petani dapat merasakan manfaat langsung dari bantuan pemerintah. 



"Manfaatnya akan terasa jika alat ini benar-benar beroperasi. Jangan dibiarkan rusak karena tidak digunakan, atau malah disalahgunakan untuk kepentingan pribadi,” tegasnya, mengingatkan akan pentingnya tanggung jawab dan pemeliharaan.



Sebagai bentuk pengawasan dan evaluasi, Dispertan KP Sampang juga menyiapkan skema monitoring dan evaluasi terhadap penggunaan alat tersebut. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa bantuan pemerintah betul-betul digunakan sesuai peruntukannya dan tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak tertentu, sehingga tujuan program tercapai secara maksimal.



Program penyaluran alsintan ini merupakan bagian integral dari kebijakan besar Pemerintah Kabupaten Sampang dalam mendorong sektor pertanian agar lebih maju dan mandiri. Dengan adanya 59 unit hand traktor yang disebar, Pemerintah Kabupaten Sampang optimistis pertanian lokal akan semakin efisien, modern, dan mampu memperkuat ketahanan pangan daerah serta meningkatkan kesejahteraan petani secara berkelanjutan.



Redaksi 

KABAR NASIONAL
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Memuat BERITA UPDATE TERKINI…

𝐖𝐀𝐑𝐓𝐀 𝐋𝐈𝐏𝐔𝐓𝐀𝐍 𝐏𝐎𝐏𝐔𝐋𝐄𝐑

Memuat...