Temu Konstituen Dalam Rangka Reses Perseorangan Masa Sidang Ke -1 Tahun Sidang 2024-2025 Moh Rivaldi S.H di Desa Loeha.

Luwu Timur, ||wartapers.com - Di masa  jabatan 3 bulan sebagai anggota DPRD Luwu Timur periode 2024-2029 Moh.Rivaldi.S.H lakukan reses masa sidang ke - 1 tahun di Desa Loeha pada.selasa 29 Oktober 2024.

Di ketahui Moh.Rivaldi angota DPRD terpilih periode 2024 - 2025 lakukan kunjungan ke loeha raya untuk ke 2 kalinya semasa jabatan baru memasuki bulan ke 3,kunjungan beliau ke loeha raya cukup menyerap animo masyarakat untuk hadir menghadiri reses yang di adakan di desa Loeha.

    "Satu kebanggan bagi saya ini kali ke 2 saya datang sebagai anggota DPRD di tanah pesisir loeha raya,saya juga bangga dan terharu dengan antusias masyarakat Loeha Raya untuk menghadiri reses yang kami laksanakan di desa Loeha"ujar Moh Rivaldi.

Seperti harapan warga tanah pesisir loeha raya agar ada putra terbaik untuk menjadi pemimpin baik di eksekutif atau di legislatif sebagai anggota DPRD untuk membangun loeha raya ke depannya.

     "Saya bukanlah putra terbaik loeha raya, namun karena do,a dan kerja keras seluruh warga loeha raya sehingga saya bisa berdiri di sini sebagai anggota DPRD Luwu timur" lanjut Aldi.

Turut hadir di reses perseorangan,kepala desa Loeha,kepala desa Rante angin,kepala desa bantilan,dan dari seluruh kepala sekolah atau mewakili se loeha raya dan tokoh masyarakat.

Di sesi tanya jawab ada beberapa hal keluhan yang di sampaikan para kepala sekolah atau yang mewakili,adapun keluhan di antaranya tidak adanya atau kurangnya perhatian dari dinas pendidikan Luwu timur mengenai kondisi sekolah di tanah pesisir loeha raya.

    "Perlu kami sampaikan SDN 269 Lambatu adalah salah satu sekolah tertua di loeha raya,namun kondisi sekolah kami Masi sangat banyak kekurangn di antaranya kami ingin adanya mushola sekolah karena setiap pagi kami wajibkan para murid untuk lakukan sholat Dhuha" ujar kepala sekolah 269 lambatu.

"Kemudian perumahan sekolah agar di lakukan pemugaran,karena sebagian besar atapnya suda bocor,kemudian juga di sekolah kami tidak ada lemari" lanjut kepala sekola.

    "Kebetulan saya ada di komisi 3 kalau pendidikan yang membidangi komisi 1 tetapi saya akan tetap berkordinasi dengan teman-teman dari fraksi PAN yang ada di komisi 1 untuk memasukan rencana kerjanya nanti bersama mitranya dan kami akan mengawal hingga bisa terealisasi"jawab Aldi

Lanjut Aldi Karena memang pendidikan dan kesehatan di prioritaskan anggaranya tidak  boleh di kurangi karena negara sudah mengatur dalam undang-undang.

    "Kondisi sekolah kami sangat memperihatinkan  ketika hujan halaman sekolah di penuhi air,kemudian WC kami para guru hanya numpang di ruangan kepala sekolah,kami juga kekurangan kelas kadang mushola kami jadikan kelas"ujar perwakilan SMP Bantilan.

    "besok saya akan tinjau langsung SMP Bantilan dan insya ALLAH keluhan para guru di Loeha Raya akan secepatnya terealisasi" jawab Aldi.

Ada beberapa lagi keluhan dari beberapa para kepala sekolah dengan keluhan yang sama mengenai kondisi sekolah yang kurang layak yang tidak bisa di paparkan satu persatu oleh pewarta.

Adapun penyampaian dari APL Loeha Raya mengenai kelanjutan daripada rencana perusahan untuk lakukan eksplorasi di Tanamalia,demikian juga apa yang di paparkan tokoh masyarakat Loeha raya.

   "Satu saja yang kami inginkan dari APL ( asosiasi petani Ladah Loeha Raya ) selamatkan ladah kami dari rencana eksplorasi tanamalia dari pihak perusahan,jangan rampas hak-hak kami" ujar perwakilan APL Ali kemarin.

 "Jadi ini saya mau tegaskan ke seluruh warga Loeha Raya saya tidak sedikitpun ragu untuk memperjuangkan perjuangan kita bersama untuk mempertahankan ladah di tanamalia" tutup Moh. Rivaldi.S.H.


Pewarta: sarfan 

Editor: redaksi 

KABAR NASIONAL
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Memuat BERITA UPDATE TERKINI…

𝐖𝐀𝐑𝐓𝐀 𝐋𝐈𝐏𝐔𝐓𝐀𝐍 𝐏𝐎𝐏𝐔𝐋𝐄𝐑

Memuat...