Terjadi Revolusi, Sudut Pandang serta PemahamanTerhadap Situs Bhre Kahuripan Klinterejo.
MOJOKERTO,|| WARTAPERS.COM -Sudut pandang adalah hak setiap orang dalam penentuannya, begitu juga pemahaman tentang sesuatu hal, ditengarai telah terjadi perubahan hal tersebut.
Dalam hal ini yang paling di maksud adalah situs Bhre Kahuripan atau Watu Ombo, dengan letak keberadaanya berada di bumi Kahuripan desa Klinterejo, Sooko, Mojokerto kabupaten, Jawa Timur, Indonesia.
Dengan adanya kegiatan pengembangan melalui penggalian serta penelitian yang di lakukan oleh fihak B.P.K. (Badan Pelestarian Kebudayaan), berkolaborasi dengan berbagai elemen penting negara dan tokoh masyarakat melalui wadah komunitas budaya, akhirnya revolusi sudut pandang pemahaman bisa terjadi, yang tadinya berkonotasi negatif berangsur lahan tapi pasti berubah menjadi positif di semua lapisan lapisan masyarakat.
"Lembaga awalnya bernama Balai Pelestarian Cagar Budaya (B.P.C.B) berubah menjadi B.P.K dengan UU no 11 tahun 2010 tentang cagar budaya, berdasarkan Undang Undang (U.U) cagar budaya bersifat kebendaan ialah warisan budaya bersifat konkrit, dapat dilihat serta di raba oleh indra, memiliki massa dan dimensi nyata, berdasarkan jenisnya cagar budaya sendiri ada lima kategori penting meliputi benda, bangunan, struktur, situs, ditambah kawasan, cagar budaya, seterusnya cagar budaya juga memiliki nilai penting sebab bisa dipelajari dalam segala bidang ilmu, baik sejarah ,pengetahuan, agama, arsitek dan lain sebagainya, tidak semua wilayah desa maupun kabupaten memiliki warisan budaya luhur, ini merupakan sesuatu yang luar biasa bagi masyarakat desa Klinterejo", ungkap Mukhamad Ikwan atau di sapa bang Ikwan ini.
Salah satu elemen penting dalam program pengembangan ini ialah pemerintah desa Klinterejo,
" Mudah mudahan kedepan dengan adanya program pengembangan yang meliputi penelitian juga penggalian kebesaran sejarah masa lampau bisa menjadi tauladan positif bagi generasi penerus, selanjutnya harapan kedepan dengan adanya program ini kesejahteraan masyarakat desa Klinterejo bisa meningkat dalam sisi ekonomi, dengan keberadaan situs Bhre Kahuripan atau Watu Ombo bisa menjelma menjadi salah satu destinasi wisata religi yang berada di Mojokerto kabupaten" ungkap Zainal Abidin kades Klinterejo.
Saat awak media anjangsana ke pemerintahan desa Klinterejo Kamis (25/7/2024) tepatnya sore hari 16.30 Wib (Pemdes), untuk berkonfirmasi berkenaan dengan kegiatan tersebut, kades Zainal Abidin membenarkan akan adanya Revolusi sudut pandang serta pemahaman terhadap situs Bhre Kahuripan atau Watu Ombo.
Pewarta : Yani, Harun
Editor. : redaksi.
